Kamis, 24 April 2014 Pukul 13:30:29

KOTAJAMBI ― Setelah berlangsung hampir sepekan Perkemahan Pramuka Putri Nasional (Perkempinas) II 2012 di Provinsi Jambi, atau sehari sebelum ditutup, para peserta yang datang dari 28 provinsi dari 31 provinsi di Indonesia memperkenalkan seni budaya daerah masing-masing, Kamis (22/11).

Karnaval budaya mengambil start di lapangan hijau Korem 042/Gapu Jambi, dilepas oleh Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Eko Budi S, selaku Wakamabida Gerakan Pramuka Jambi, diwakili Kepala Staf Korem 042/Garuda Putih, Letkol Inf Lilik Sudaryani.

Pelepasan peserta karnaval dihadiri Wakakwarnas Bidang Kepramukaan dan Satuan Karya, Mayjen TNI Hatta, Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Drs Satria Budhi MM selaku Sekretaris Mabida, para pejabat Korem 042/Gapu Jambi dan undangan lainnya.

Danrem 042/Gapu selaku Wakamabida Gerakan Pramuka Jambi  dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara akhir-akhir ini sangat memprihatinkan. Ada kecenderungan meningkatnya konflik kekerasan di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan karnaval budaya sangat penting untuk menanamkan wawasan kebangsaan, bela negara dan cinta tanah air. Diharapkan para peserta dapat lebih menghayati dan mendalami manfaat kepramukaan dan mempertebal rasa persaudaraan, rasa sayang, rasa saling asah, asih, dan asuh serta membentuk kepribadian bermoral, sehingga terwujud katahanan nasional yang tangguh.

Sejarah mencatat, peranan Gerakan Pramuka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berawal dari masa Kebangkitan Nasional. Peranan anggota Pramuka dalam membangkitkan semangat kebangsaan ditunjukkan pada tahun 1920-an, ketika anggota Pandu/Pramuka menggalang semangat persatuan dan kesatuan.

Pada masa awal kemerdekaan, Gerakan Pramuka berperan besar menggelorakan semangat bela negara. Saat ini peran Pramuka mempunyai peranan penting dalam meningkatkan stabilitas nasional. Gerakan Pramuka mutlak perlu membekali diri dengan kwalitas mental yang tangguh, memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam, sehingga anggota Pramuka menghargai dan menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional.

Karnaval mengambil rute dari Jalan Slamet Riyadi - Jalan Abunjani - Simpang Masjid Nurdin Hasanah - Jalan Kol Amir Hamzah - Simpang Bank Indonesia - Unja Telanai - RSUD Raden Mathaher - DPRD Provinsi Jambi dan finish di Rumah Adat Telanaipura. (infojambi.com/HMS)