Baner Pemprov Baru 14

Jum'at, 22 Mei 2015 Pukul 19:03:18
Kesalahan
  • JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

Saat ini sudah bermunculan nama-nama seperti, Sum Indra, Masita Arifin, Efendi Hatta, SY. Fasha, Hendri Mashur, Zainal Abidin, Nuzul Prakarsa, dan Bambang Priyanto sebagai incumbent. Kita dapat melakukan kalkulasi politik, berdasarkan kondisi dan fakta yang ada sekarang, melalui peta perpolitikkan yang berkembang di Jambi akhir-akhir ini.

Beberapa tahun terakhir kota Jambi menghadapi banyak masalah, antara lain infrastruktur jalan yang rusak, sampah bertumpukan di mana-mana, pedagang kaki lima berserakan di seantero kota, tempat parkir yang semrawut, ruko menjamur di setiap pelosok, terminal yang tidak berfungsi sesuai peruntukannya, kemacetan yang telah mulai menghantui masyarakat kota dan pasar yang tidak terawat dengan baik. Masalahnya sudah sangat kompleks, yang harus dihadapi oleh Wako dan Wawako yang baru nantinya. Melihat kondisi kota Jambi dewasa ini, jangankan berharap, bermimpi saja untuk mendapatkan piala Adipura, kita merasa takut.

Masalah-masalah tersebut merupakan hal yang jamak dialami oleh setiap kota yang sedang dalam proses perkembangan, seperti kota Jambi. Apabila semua masalah itu dikelola dengan baik, walaupun tidak bisa dihilangkan secara keseluruhan, paling tidak harus dapat diminimalisir. Untuk itu diperlukan pemimpin yang enerjik dan memiliki visi jauh ke depan.

Pemimpin yang enerjik, yaitu pemimpin yang relatif berusia muda, sehat, tangguh dan berwibawa. Pemimpin yang memiliki visi ke depan, adalah seorang pemimpin yang berani bermimpi, untuk mewujudkan Jambi yang lebih baik dan lebih maju di masa depan. Mimpinya ini diwujudkan melalui berapa misi yang akan dijalankan selama 5 tahun masa jabatanya, untuk mencapai tujuan dari pemberian otonomi kepada suatu daerah, sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 2 ayat (3) UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah, yaitu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan umum, meningkatkan daya saing daerah.

Untuk dapat bersaing  diajang Pemilukada, pasangan calon harus memiliki kualitas moral, kualitas intelektual dan keterampilan profesional,  memiliki elektebilitas yang tinggi, memiliki pupularitas yang luas. Di samping itu, pasangan calon harus memiliki kualitas moral yang baik, memiliki kulitas  intelektual yang tinggi, memilki keterampilan profesional.

Seorang pemimpin yang memiliki kualitas moral yang baik, adalah seseorang yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, jujur, terpercaya, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, seperti korupsi, pelecehan seksual, terlibat perjudian, narkoba, minuman keras dan perbuatan tercela lainya. Sedangkan kualitas intelektual, tidak semata-mata ditentukan oleh tingkat pendidikannya, tetapi lebih ditentukan oleh luas wawasan yang dimilikinya, seperti wawasan kebangsaan dan wawasan pembangunan. Kemampuan profesional yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, antara lain leadership, kemampuan manajerial, dan kemampuan menyatakan pendapat.

Faktor elektabilitas, ditentukan oleh adanya dukungan yang riil dari partai politik peserta Pemilu atau oleh warga masyarakat untuk calon perseorangan. Faktor popularitas ditentukan oleh sejauh mana pasangan calon mengenal masyarakatnya dan dikenal oleh masyarakat.

Sum Indra kader PAN yang sekarang menduduki jabatan Wakil Walikota Jambi, di samping sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi, seorang politisi yang sarat dengan pengalaman di bidang birokrasi, pernah memimpin Perguruan Tinggi dan sekarang menjabat sebagai Wawako Jambi, yang tentunya mengenal dan dikenal oleh masyarakat kota Jambi.  PAN yang memiliki  suara yang cukup signifikan di kota Jambi.  Yang bersangkutan terjun langsung ke langgar, ke mesjid, ke sekolah, untuk melakukan sosialisasi dengan disertai penyerahan bantuan.

Sum Indra diwacanakan oleh pihak-pihak tertentu untuk berpasangan dengan Masita Arifin, kader Partai Golkar yang sekarang  menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kota Jambi. Apabila kedua orang ini berhasil disatukan sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota  Jambi, akan sangat ideal. Dengan bergabungnya  PAN dan Partai Golkar untuk mendukung pasangan calon ini, tingkat elektabilitasnya akan semakin tinggi.

Hanya saja juga harus diperhitungkan, kegagalan Pemerintah Kota Jambi dalam menata kota, dimata masyarakat juga merupakan kegagalan Sum Indra, sebagai Wakil Walikota. Sum Indra harus pandai-pandai memilih manajer kampanye, yang bisa mengemas bahan kampanye dengan baik, memilih strategi tepat, menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan yang ada.

Pasangan calon ini akan menjadi pasangan calon yang ideal, karena nemiliki karakter yang berbeda. Sum Indra sebagai kader muda, sangat energik, dinamis, dan  agak agresif, sarat dengan wawasan dan gagasan. Sedangkan Masita Arifin sebagi seorang politisi perempuan, tentu bersifat lebih lembut, arif dan bijaksana.  Keduanya akan saling mengisi  dan akan bisa berkerjasama dalan mejalankan visi dan misinya. Tujuan mengikuti Pemilukada tersebut, bukan semata-mata untuk memperoleh kemenangan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana membuat Kota Jambi menjadi lebih baik dan lebih maju. Hal ini hanya  bisa diwujudkan, apabila pasangan tersebut bisa menjalin kerjasama yang baik.

Tak jauh berbeda, SY. Pasha, kader muda dari Partai Golkar yang sekarang menduduki jabatan sebagai Ketua AMPG Kota Jambi, anak muda yang energik, malah terkesan ambisius. Ia tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat, melalui beragam media, baik melalui baliho/spanduk, iklan melalui media, melakukan aksi-aksi sosial ke tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian popularitasnya tidak diragukan lagi. Yang bersangkutan cukup mengenal dan dikenal oleh masyarakat kota Jambi. Hanya saja perlu diingat bahwa popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan elektabilitas. Dengan munculnya nama Masita Arifin sesama kader Partai Golkar, peluang  SY. Pasha agak menyempit, tetapi tetap ada. Walaupun nanti akan diadakan survey sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan pasangan calon yang akan didukung. Pada akhirnya faktor penentu adalah pengurus Partai, baik di tingkat Kota, Provinsi dan tingkat Pusat. Dalam hal ini faktor Manap bersaudara, juga menjadi pertimbangan, karena  menduduki jabatan kunci di Kota dan di Provinsi.

Nuzul Prakasa adalah seorang kader muda dari Partai Golkar, yang sekarang menduduki jabatan sebagai anggota DPRD kota Jambi. Nuzul Prakarsa seorang anak muda yang baik, memiliki masa depan yang cerah, tetapi masih terlalu muda untuk menduduki jabatan Wako/Wawako Jambi. berdasarkan pengalaman, Nuzul belum memiliki kematangan dalam memimpin.

Efendi Hatta, yang kelihatanya masih malu-malu kucing, kader muda dari Partai Demokrat, yang sekarang menduduki jabatan Ketua DPRD Provinsi Jambi. Seorang anak muda yang enerjik, dinamis dan ulet, memiliki prestasi yang luar biasa, dari akar rumput melejit  ke atas, sehingga berhasil menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi, sehingga figurnya mengenal dan dikenal masyarakat.  Prestasi ini tidak diperoleh dengan mudah, membutuhkan kerja keras dan ulet. Sebagai seorang politisi, yang bersangkutan sarat dengan pegalaman di dunia politik, di samping  pengalaman sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi, akan memberikan kemampuan bagi yang bersangkutan untuk merumuskan kebijakan-kebijakan publik  yang bertujuan untuk memajukan kota Jambi. Akan tetapi yang bersangkutan belum memiliki pengalaman dalam mengelola birokrasi. Untuk itu yang bersangkutan harus mencari pendamping yang tepat agar dapat saling mengisi terutama yang memahami birokrasi.

Dalam masalah elektabilitas, apabila Efendi Hatta ingin memenangkan Pemilukada yang akan datang, yang bersangkutan harus mencari pasangan calon yang didukung oleh Partai besar lainnya, atau gabungan partai-partai kecil yang ada di DPRD dan di luar DPRD, sehingga elektabilitasnya bisa meningkat.

Bambang Priyanto, kader demokrat yang merupakan calon incumbent, harus berpikir dua kali untuk maju kembali dalam Pemilukada yang akan datang. Begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi oKota Jambi,  hal itu akan menjadi tantangan/beban yang berat bagi seorang pemimpin seusia beliau. Sebaiknya yang bersangkutan memberi kesempatan kepada kader-kader muda dari Partai Demokrat, yang memiliki potensi untuk memimpin kota Jambi ke depan. Cukup masa 5 tahun memberikan pengabdian terhadap kota Jambi, sekarang kembali mengabdi di bidang kesehatan, untuk membantu masyarakat kurang mampu sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.

Untuk bakal calon yang lain, seperti Henri  Mashur, kader PKS sekaligus Ketua PKS Provinsi Jambi, menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi, merupakan seorang kader muda yang enerjik, dinamis dan kritis. Henri Mashur beruntung, sebagai seorang Ketua Partai di tingkat  Provinsi, nampaknya tidak memiliki pesaing  dari dalam Partainya sendiri. Sedangkan Zainal Abidin dari Partai Demokrat, yang sekarang menduduki jabatan sebagai ketua DPRD Kota Jambi, mempunyai beberapa  pesaing  di dalam Partainya sendiri. Namun keduanya tetap mempunyai peluang, baik Henri Mashur, maupun Zainal Abidin untuk maju dalam Pilkada Kota Jambi, jika mau bekerja keras  dan menggunakan strategi yang tepat terutama di dalam mencari pasangan, guna  meningkatkan elektabilitas dan popularitas masing-masing.

Mungkin banyak lagi kader muda yang berminat untuk maju dalam Pemilukada Kota Jambi yang akan datang,  yang penting sebelum maju  sebaiknya sering-sering berkaca diri di cermin yang ada dirumah masing-masing.

Yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan sebelum maju dalam Pemilukada, yaitu adanya dukungan dana. Dalam Pemilukada uang bukan segala-galanya, tetapi segala-galanya butuh uang. Berdasarkan pengalaman di masa lalu, pasangan calon harus menyediakan dana yang cukup besar, bahkan dalam jumlah puluhan milyar. Dari mana dana itu akan diperoleh, dana sendiri, menjual harta milik pribadi/keluarga, atau meminjam dari pihak ketiga. Semuanya itu tidak bersifat cuma-cuma, tidak ada yang gratis, dan selalu mengharapkan kompensasi. Apabila dana itu berasal dari milik pribadi/keluarga tentu ada keinginan agar dana itu bisa kembali. Apabila dana tersebut diharapkan bisa kembali dari penghasilan legal seorang Walikota/Wakil Walikota, jelas tidak mungkin,  karena penghasilan legal seorang Wali Kota hanya berkisar sekitar Rp.20.000.000.-/perbulan. Apabila penghasilan tersebut dikumpulkan selama 5 tahun masa jabatanya (60 bulan), hanya akan terkumpul sebesar Rp.1.200.000.000,-. Apabila dana tersebut berupa pinjaman, hak ini akan lebih sulit, karena sang Walikota akan tersandera oleh donatur yang bersangkutan. Hal inilah yang sering mendorong seorang Kepala Daerah terpaksa melakukan tindak pidana korupsi dan mengabaikan kepentingan rakyat banyak, bermain proyek, dengan cara menyunat dana  proyek, menerima suap untuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Analisis ini didasarkan pada kondisi yang ada sekarang, apabila kondisinya berubah di masa datang, hasilnya akan berubah pula. Pada akhirnya nasib dan keberuntungan para calon akan ditentukan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, namun harus tetap berusaha dan berdo’a, agar Tuhan Yang Maha Esa memihak kepada anda. (penulis adalah pengamat hukum dan politik di kota jambi)

Riwayat Hidup Penulis

Nama Lengkap               : Prof. H. Rozali Abdullah, SH.
Tempat/Tanggal Lahir  : Maninjau, 28 Februari 1942
Alamat                              : Komplek Perumahan Dosen Unja No.23 Telanaipura
Pendidikan                      : Sarjana Hukum Universitas Andalas 1969
Riwayat Pekerjaan        :

Dosen Fakultas Hukum Unja, 1970

Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Unja, 1973

Kepala Humas Unja, 1975

Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Unja, 1979

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode I, 1981

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode II, 1985

Guru Besar Fakultas Hukum Unja, 1992

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode III, 1993

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode IV, 1996

Dosen Pasca Sarjana UNSRI, 2002 – 2003

Dosen Pasca Sarjana IAIN Jambi, 2001 – 2002

Dosen Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Unja, 2002 – 2003

Staf Ahli DPRD Provinsi Jambi, 2001 – 2002

Ketua KPU Provinsi Jambi, 2003

Ketua STISIP Nurdin Hamzah, 2009-2011

Buku-Buku :

1. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa, Penerbit CV.Rajawali Jakarta, 1984.

2. Hukum Kepegawaian di Indonesia, Penerbit CV. Rajawali Jakarta, 1987.

3. Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara, Penerbit CV Rajawali Jakarta, 1992.

4. Pelaksanaan Otonomi Luas dan Issu Federalisme Sebagai Suatu Alternatif, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada Jakarta, 2000.

5. Perkembangan Hak Asasi Manusia dan Pembentukan Peradilan HAM di Indonesia, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta, 2002.

6. Pelaksanaan Otonomi Luas, dengan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.

7. Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2009.

Motto : Bekerja dengan ikhlas dan bertanggung jawab.

Merpati Emas Koni Jambi15

Banner Epaper Baru

PERISTIWA

Rumah Dinas Ketua DPRD Bungo “Dikontr...
22 Mei 2015 20:58Rumah Dinas Ketua DPRD Bungo “Dikontrakkan”

MUARABUNGO — Sejumlah oganisasi kemasyarakatan (ormas) di Bungo mendesak pemerintah daerah setempat mengontrakkan fasilitas mewah, berupa rumah dinas K [ ... ]

Berita Lainnya

POLITIK

RUU KKR Sudah Masuk Prioritas Prolegn...
21 Mei 2015 03:34RUU KKR Sudah Masuk Prioritas Prolegnas 2015

JAKARTA - Pemerintah didesak untuk segera menyerahkan draft RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi  (KKR) ke DPR, sebagai RUU inisiatif pemerintah. RUU t [ ... ]

Berita Lainnya

HUKUM & KRIMINAL

Kasus Pemotongan Dana BOS Terus Bergu...
22 Mei 2015 21:16Kasus Pemotongan Dana BOS Terus Bergulir

MUARABUNGO — Bola panas kasus dugaan pemotongan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) sebesar 50 persen tiap sekolah oleh oknum pegawai Dinas Pendidikan [ ... ]

Berita Lainnya

EKONOMI dan BISNIS

Pelaku Usaha, Tolong Bantu Jambi Emas...
22 Mei 2015 09:03Pelaku Usaha, Tolong Bantu Jambi Emas Expo 2015

KOTAJAMBI - Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), menghimbau para pela [ ... ]

Berita Lainnya

Banner Kotajambi2015Banner Iklan Batanghari 2015

KESEHATAN

YLKI Tak Terima Dokter Tolak Pasien
22 Mei 2015 19:42YLKI Tak Terima Dokter Tolak Pasien

BANGKO — Kisruh perilaku dokter RSUD Abundjani, Bangko, Merangin, menolak pasien bersalin normal pakai kartu jamkesmas, berbuntut panjang. Kecaman dari [ ... ]

Berita Lainnya

NASIONAL

Hindari Konflik Kepentingan, D...
23 Mei 2015 00:52Hindari Konflik Kepentingan, Destry Diminta Mundur

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mendesak Destry Damayanti, mundur dari panitia seleksi (Pansel), calon komisioner Komisi Pemberantsan Korupsi (K [ ... ]

Berita Lainnya

WANITA

Penasehat BKMT Hadiri Isra’ Mi,raj di...
23 Mei 2015 01:22Penasehat BKMT Hadiri Isra’ Mi,raj di Masjid Al Mau’izhah

KOTAJAMBI - Anggota Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT), diminta untuk meningkat kegiatan pengajian dan menjaga kebersamaan, kata  Penase [ ... ]

Berita Lainnya

OLAHRAGA

KONI Jambi Gelar ‎Bimbingan Teknis Penge...
21 Mei 2015 12:19KONI Jambi Gelar ‎Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana Hibah

KOTAJAMBI - Untuk mengoptimalkan pengelolaan dana hibah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, menggelar bimbingan teknis pengelolaan dan [ ... ]

Berita Lainnya

Iklan Petro Baru Kanan1

OPINI

Menampar Wajah Kartini
26 Apr 2015 08:37Menampar Wajah Kartini

TIAP kali perayaan Hari Kartini atau Hari Ibu datang, panitia penyelenggara sibuk mencari perempuan yang akan diberi penghargaan atau santunan. Med [ ... ]

Berita Lainnya

TREN & TEKNO

Dinas PU Serahkan Ancol Beach ke Pemd...
20 Mei 2015 01:04

KUALATUNGKAL — Objek wisata Ancol Beach, Kuala Tungkal, yang baru setengah jadi, diserahkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjabbar ke Pemkab Tanjabba [ ... ]

Berita Lainnya

PARIWARA

Kepesertaan BPJS-KT di Jambi Masih ...
22 Mei 2015 11:29Kepesertaan BPJS-KT di Jambi Masih Rendah

KOTAJAMBI - Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerja [ ... ]

Berita Lainnya

BUDAYA & WISATA

Taman Bebekan Menunggu “Kiamat”
23 Mei 2015 00:14Taman Bebekan Menunggu “Kiamat”

MUARABULIAN — Objek wisata Taman Bebekan, di samping rumah dinas Bupati Batanghari, terkesan jalan di tempat. Tidak ada perubahan dari tahun ke tahun.  [ ... ]

Berita Lainnya

AGAMA

HBA Hadiri Isra' Mi'raj di Desa Sel...
22 Mei 2015 23:40HBA Hadiri Isra' Mi'raj di Desa Selat dan Teluk

MUARABULIAN — Ratusan masyarakat Desa Selat, Pemayung, Batanghari menyambut bahagia  [ ... ]

Berita Lainnya

PENDIDIKAN

Sekda Hadiri Parade Senja Pramuka
19 Mei 2015 17:52Sekda Hadiri Parade Senja Pramuka

KOTAJAMBI — Sekda Provinsi Jambi, H. Ridham Priskap, mengikuti parade senja di halaman Kantor Gubernur Jambi, Selasa (19/5) sore. Tema parade [ ... ]

Berita Lainnya

PEMERINTAHAN

Firdaus Khatab Jadi Sekda Tanjabbar
18 Mei 2015 23:42Firdaus Khatab Jadi Sekda Tanjabbar

KUALATUNGKAL - Ketua Bappemdal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), H. Firdaus Khatab, diangkat sebagai Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab [ ... ]

Berita Lainnya

FOTO

Infojambi Tv Modul

Tonton Video Lain

INTERNASIONAL

Haiiii Jeb Bush, Kakakmu yang Cipta...
15 Mei 2015 08:42Haiiii Jeb Bush, Kakakmu yang Ciptakan ISIS Itu…

KABAR18.COM – ISIS ciptaan Amerika bukan sinyalemen belaka, akan tetapi sudah menjadi perbincangan bahkan di kalangan rakyat Amerika. Hal itu [ ... ]

Berita Lainnya

OTOMOTIF

Hayooo…..Bikers Kampanyekan Potensi...
03 Mei 2015 23:45Hayooo…..Bikers Kampanyekan Potensi Wisata Jambi

KOTAJAMBI - Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) mengajak Bikers Jambi, ikut kampan [ ... ]

Berita Lainnya

SELEB

Boyzone Doyan Nasi Goreng
22 Mei 2015 00:42Boyzone Doyan Nasi Goreng

JAKARTA — Personil Boyzone ternyata suka nasi goreng. Dalam jumpa pers, di Asean Room, Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (21/5), ketika ditanya ma [ ... ]

Berita Lainnya