Baner Pemprov Baru 14

Kamis, 02 Juli 2015 Pukul 16:31:02
Kesalahan
  • JLIB_APPLICATION_ERROR_COMPONENT_NOT_LOADING

Saat ini sudah bermunculan nama-nama seperti, Sum Indra, Masita Arifin, Efendi Hatta, SY. Fasha, Hendri Mashur, Zainal Abidin, Nuzul Prakarsa, dan Bambang Priyanto sebagai incumbent. Kita dapat melakukan kalkulasi politik, berdasarkan kondisi dan fakta yang ada sekarang, melalui peta perpolitikkan yang berkembang di Jambi akhir-akhir ini.

Beberapa tahun terakhir kota Jambi menghadapi banyak masalah, antara lain infrastruktur jalan yang rusak, sampah bertumpukan di mana-mana, pedagang kaki lima berserakan di seantero kota, tempat parkir yang semrawut, ruko menjamur di setiap pelosok, terminal yang tidak berfungsi sesuai peruntukannya, kemacetan yang telah mulai menghantui masyarakat kota dan pasar yang tidak terawat dengan baik. Masalahnya sudah sangat kompleks, yang harus dihadapi oleh Wako dan Wawako yang baru nantinya. Melihat kondisi kota Jambi dewasa ini, jangankan berharap, bermimpi saja untuk mendapatkan piala Adipura, kita merasa takut.

Masalah-masalah tersebut merupakan hal yang jamak dialami oleh setiap kota yang sedang dalam proses perkembangan, seperti kota Jambi. Apabila semua masalah itu dikelola dengan baik, walaupun tidak bisa dihilangkan secara keseluruhan, paling tidak harus dapat diminimalisir. Untuk itu diperlukan pemimpin yang enerjik dan memiliki visi jauh ke depan.

Pemimpin yang enerjik, yaitu pemimpin yang relatif berusia muda, sehat, tangguh dan berwibawa. Pemimpin yang memiliki visi ke depan, adalah seorang pemimpin yang berani bermimpi, untuk mewujudkan Jambi yang lebih baik dan lebih maju di masa depan. Mimpinya ini diwujudkan melalui berapa misi yang akan dijalankan selama 5 tahun masa jabatanya, untuk mencapai tujuan dari pemberian otonomi kepada suatu daerah, sebagaimana dimaksudkan dalam Pasal 2 ayat (3) UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah, yaitu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pelayanan umum, meningkatkan daya saing daerah.

Untuk dapat bersaing  diajang Pemilukada, pasangan calon harus memiliki kualitas moral, kualitas intelektual dan keterampilan profesional,  memiliki elektebilitas yang tinggi, memiliki pupularitas yang luas. Di samping itu, pasangan calon harus memiliki kualitas moral yang baik, memiliki kulitas  intelektual yang tinggi, memilki keterampilan profesional.

Seorang pemimpin yang memiliki kualitas moral yang baik, adalah seseorang yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, jujur, terpercaya, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, seperti korupsi, pelecehan seksual, terlibat perjudian, narkoba, minuman keras dan perbuatan tercela lainya. Sedangkan kualitas intelektual, tidak semata-mata ditentukan oleh tingkat pendidikannya, tetapi lebih ditentukan oleh luas wawasan yang dimilikinya, seperti wawasan kebangsaan dan wawasan pembangunan. Kemampuan profesional yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, antara lain leadership, kemampuan manajerial, dan kemampuan menyatakan pendapat.

Faktor elektabilitas, ditentukan oleh adanya dukungan yang riil dari partai politik peserta Pemilu atau oleh warga masyarakat untuk calon perseorangan. Faktor popularitas ditentukan oleh sejauh mana pasangan calon mengenal masyarakatnya dan dikenal oleh masyarakat.

Sum Indra kader PAN yang sekarang menduduki jabatan Wakil Walikota Jambi, di samping sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi, seorang politisi yang sarat dengan pengalaman di bidang birokrasi, pernah memimpin Perguruan Tinggi dan sekarang menjabat sebagai Wawako Jambi, yang tentunya mengenal dan dikenal oleh masyarakat kota Jambi.  PAN yang memiliki  suara yang cukup signifikan di kota Jambi.  Yang bersangkutan terjun langsung ke langgar, ke mesjid, ke sekolah, untuk melakukan sosialisasi dengan disertai penyerahan bantuan.

Sum Indra diwacanakan oleh pihak-pihak tertentu untuk berpasangan dengan Masita Arifin, kader Partai Golkar yang sekarang  menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kota Jambi. Apabila kedua orang ini berhasil disatukan sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota  Jambi, akan sangat ideal. Dengan bergabungnya  PAN dan Partai Golkar untuk mendukung pasangan calon ini, tingkat elektabilitasnya akan semakin tinggi.

Hanya saja juga harus diperhitungkan, kegagalan Pemerintah Kota Jambi dalam menata kota, dimata masyarakat juga merupakan kegagalan Sum Indra, sebagai Wakil Walikota. Sum Indra harus pandai-pandai memilih manajer kampanye, yang bisa mengemas bahan kampanye dengan baik, memilih strategi tepat, menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan yang ada.

Pasangan calon ini akan menjadi pasangan calon yang ideal, karena nemiliki karakter yang berbeda. Sum Indra sebagai kader muda, sangat energik, dinamis, dan  agak agresif, sarat dengan wawasan dan gagasan. Sedangkan Masita Arifin sebagi seorang politisi perempuan, tentu bersifat lebih lembut, arif dan bijaksana.  Keduanya akan saling mengisi  dan akan bisa berkerjasama dalan mejalankan visi dan misinya. Tujuan mengikuti Pemilukada tersebut, bukan semata-mata untuk memperoleh kemenangan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana membuat Kota Jambi menjadi lebih baik dan lebih maju. Hal ini hanya  bisa diwujudkan, apabila pasangan tersebut bisa menjalin kerjasama yang baik.

Tak jauh berbeda, SY. Pasha, kader muda dari Partai Golkar yang sekarang menduduki jabatan sebagai Ketua AMPG Kota Jambi, anak muda yang energik, malah terkesan ambisius. Ia tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat, melalui beragam media, baik melalui baliho/spanduk, iklan melalui media, melakukan aksi-aksi sosial ke tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian popularitasnya tidak diragukan lagi. Yang bersangkutan cukup mengenal dan dikenal oleh masyarakat kota Jambi. Hanya saja perlu diingat bahwa popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan elektabilitas. Dengan munculnya nama Masita Arifin sesama kader Partai Golkar, peluang  SY. Pasha agak menyempit, tetapi tetap ada. Walaupun nanti akan diadakan survey sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan pasangan calon yang akan didukung. Pada akhirnya faktor penentu adalah pengurus Partai, baik di tingkat Kota, Provinsi dan tingkat Pusat. Dalam hal ini faktor Manap bersaudara, juga menjadi pertimbangan, karena  menduduki jabatan kunci di Kota dan di Provinsi.

Nuzul Prakasa adalah seorang kader muda dari Partai Golkar, yang sekarang menduduki jabatan sebagai anggota DPRD kota Jambi. Nuzul Prakarsa seorang anak muda yang baik, memiliki masa depan yang cerah, tetapi masih terlalu muda untuk menduduki jabatan Wako/Wawako Jambi. berdasarkan pengalaman, Nuzul belum memiliki kematangan dalam memimpin.

Efendi Hatta, yang kelihatanya masih malu-malu kucing, kader muda dari Partai Demokrat, yang sekarang menduduki jabatan Ketua DPRD Provinsi Jambi. Seorang anak muda yang enerjik, dinamis dan ulet, memiliki prestasi yang luar biasa, dari akar rumput melejit  ke atas, sehingga berhasil menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi, sehingga figurnya mengenal dan dikenal masyarakat.  Prestasi ini tidak diperoleh dengan mudah, membutuhkan kerja keras dan ulet. Sebagai seorang politisi, yang bersangkutan sarat dengan pegalaman di dunia politik, di samping  pengalaman sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi, akan memberikan kemampuan bagi yang bersangkutan untuk merumuskan kebijakan-kebijakan publik  yang bertujuan untuk memajukan kota Jambi. Akan tetapi yang bersangkutan belum memiliki pengalaman dalam mengelola birokrasi. Untuk itu yang bersangkutan harus mencari pendamping yang tepat agar dapat saling mengisi terutama yang memahami birokrasi.

Dalam masalah elektabilitas, apabila Efendi Hatta ingin memenangkan Pemilukada yang akan datang, yang bersangkutan harus mencari pasangan calon yang didukung oleh Partai besar lainnya, atau gabungan partai-partai kecil yang ada di DPRD dan di luar DPRD, sehingga elektabilitasnya bisa meningkat.

Bambang Priyanto, kader demokrat yang merupakan calon incumbent, harus berpikir dua kali untuk maju kembali dalam Pemilukada yang akan datang. Begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi oKota Jambi,  hal itu akan menjadi tantangan/beban yang berat bagi seorang pemimpin seusia beliau. Sebaiknya yang bersangkutan memberi kesempatan kepada kader-kader muda dari Partai Demokrat, yang memiliki potensi untuk memimpin kota Jambi ke depan. Cukup masa 5 tahun memberikan pengabdian terhadap kota Jambi, sekarang kembali mengabdi di bidang kesehatan, untuk membantu masyarakat kurang mampu sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.

Untuk bakal calon yang lain, seperti Henri  Mashur, kader PKS sekaligus Ketua PKS Provinsi Jambi, menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi, merupakan seorang kader muda yang enerjik, dinamis dan kritis. Henri Mashur beruntung, sebagai seorang Ketua Partai di tingkat  Provinsi, nampaknya tidak memiliki pesaing  dari dalam Partainya sendiri. Sedangkan Zainal Abidin dari Partai Demokrat, yang sekarang menduduki jabatan sebagai ketua DPRD Kota Jambi, mempunyai beberapa  pesaing  di dalam Partainya sendiri. Namun keduanya tetap mempunyai peluang, baik Henri Mashur, maupun Zainal Abidin untuk maju dalam Pilkada Kota Jambi, jika mau bekerja keras  dan menggunakan strategi yang tepat terutama di dalam mencari pasangan, guna  meningkatkan elektabilitas dan popularitas masing-masing.

Mungkin banyak lagi kader muda yang berminat untuk maju dalam Pemilukada Kota Jambi yang akan datang,  yang penting sebelum maju  sebaiknya sering-sering berkaca diri di cermin yang ada dirumah masing-masing.

Yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan sebelum maju dalam Pemilukada, yaitu adanya dukungan dana. Dalam Pemilukada uang bukan segala-galanya, tetapi segala-galanya butuh uang. Berdasarkan pengalaman di masa lalu, pasangan calon harus menyediakan dana yang cukup besar, bahkan dalam jumlah puluhan milyar. Dari mana dana itu akan diperoleh, dana sendiri, menjual harta milik pribadi/keluarga, atau meminjam dari pihak ketiga. Semuanya itu tidak bersifat cuma-cuma, tidak ada yang gratis, dan selalu mengharapkan kompensasi. Apabila dana itu berasal dari milik pribadi/keluarga tentu ada keinginan agar dana itu bisa kembali. Apabila dana tersebut diharapkan bisa kembali dari penghasilan legal seorang Walikota/Wakil Walikota, jelas tidak mungkin,  karena penghasilan legal seorang Wali Kota hanya berkisar sekitar Rp.20.000.000.-/perbulan. Apabila penghasilan tersebut dikumpulkan selama 5 tahun masa jabatanya (60 bulan), hanya akan terkumpul sebesar Rp.1.200.000.000,-. Apabila dana tersebut berupa pinjaman, hak ini akan lebih sulit, karena sang Walikota akan tersandera oleh donatur yang bersangkutan. Hal inilah yang sering mendorong seorang Kepala Daerah terpaksa melakukan tindak pidana korupsi dan mengabaikan kepentingan rakyat banyak, bermain proyek, dengan cara menyunat dana  proyek, menerima suap untuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Analisis ini didasarkan pada kondisi yang ada sekarang, apabila kondisinya berubah di masa datang, hasilnya akan berubah pula. Pada akhirnya nasib dan keberuntungan para calon akan ditentukan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, namun harus tetap berusaha dan berdo’a, agar Tuhan Yang Maha Esa memihak kepada anda. (penulis adalah pengamat hukum dan politik di kota jambi)

Riwayat Hidup Penulis

Nama Lengkap               : Prof. H. Rozali Abdullah, SH.
Tempat/Tanggal Lahir  : Maninjau, 28 Februari 1942
Alamat                              : Komplek Perumahan Dosen Unja No.23 Telanaipura
Pendidikan                      : Sarjana Hukum Universitas Andalas 1969
Riwayat Pekerjaan        :

Dosen Fakultas Hukum Unja, 1970

Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Unja, 1973

Kepala Humas Unja, 1975

Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Unja, 1979

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode I, 1981

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode II, 1985

Guru Besar Fakultas Hukum Unja, 1992

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode III, 1993

Dekan Fakultas Hukum Unja, Periode IV, 1996

Dosen Pasca Sarjana UNSRI, 2002 – 2003

Dosen Pasca Sarjana IAIN Jambi, 2001 – 2002

Dosen Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Unja, 2002 – 2003

Staf Ahli DPRD Provinsi Jambi, 2001 – 2002

Ketua KPU Provinsi Jambi, 2003

Ketua STISIP Nurdin Hamzah, 2009-2011

Buku-Buku :

1. Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa, Penerbit CV.Rajawali Jakarta, 1984.

2. Hukum Kepegawaian di Indonesia, Penerbit CV. Rajawali Jakarta, 1987.

3. Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara, Penerbit CV Rajawali Jakarta, 1992.

4. Pelaksanaan Otonomi Luas dan Issu Federalisme Sebagai Suatu Alternatif, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada Jakarta, 2000.

5. Perkembangan Hak Asasi Manusia dan Pembentukan Peradilan HAM di Indonesia, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta, 2002.

6. Pelaksanaan Otonomi Luas, dengan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.

7. Mewujudkan Pemilu yang Berkualitas, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2009.

Motto : Bekerja dengan ikhlas dan bertanggung jawab.

Merpati Emas Koni Jambi15

Banner Epaper Baru

PERISTIWA

Batas Kabupaten Tabir Raya Disepakati
02 Jul 2015 19:39Batas Kabupaten Tabir Raya Disepakati

BANGKO - Perpisahan Kabupaten Merangin dengan Kecamatan Tabir Raya tampaknya semakin mendekati kenyataan. Bahkan pasca kesepakatan antara empat Kabupaten tet [ ... ]

Berita Lainnya

POLITIK

Bahhh… Asisten I Kampanyekan Bupati
02 Jul 2015 22:37Bahhh… Asisten I Kampanyekan Bupati

MUARABULIAN — Diam-diam Asisten I Setda Batanghari, A Mukhti, mengampanyekan Bupati Batanghari, Sinwan. Dia mengajak warga Batanghari memilih Sinwan da [ ... ]

Berita Lainnya

HUKUM & KRIMINAL

Polda Jambi Kembali Amankan Kulit Har...
02 Jul 2015 19:45Polda Jambi Kembali Amankan Kulit Harimau

KOTAJAMBI - Seorang pria diamankan petugas BKSDA dan Polda Jambi, di kawasan Kotabaru Kota Jambi, Kamis (2/7). Adalah Wahab yang diamankan karena membawa dan [ ... ]

Berita Lainnya

EKONOMI dan BISNIS

Harga Jengkol Bikin Dongkol
02 Jul 2015 21:55Harga Jengkol Bikin Dongkol

BANGKO — Memasuki pertengahan bulan Ramadan, bukan saja harga sembilan bahan pokok (sembako) yang mengalami kenaikan. Harga jengkol juga naik drastis.  [ ... ]

Berita Lainnya

Banner Kotajambi2015Banner Iklan Batanghari 2015

KESEHATAN

Waspada Takjil Mengandung Boraks
28 Jun 2015 11:59Waspada Takjil Mengandung Boraks

  MUARABUNGO - Bagi ibu-ibu yang hendak membeli takjil buat berbuka puasa diminta untuk lebih waspada dan berhati-hati. Saat ini dicurigai beberapa  [ ... ]

Berita Lainnya

NASIONAL

Effendi Simbolon : Penyebab Ke...
02 Jul 2015 17:33Effendi Simbolon : Penyebab Kecelakaan Hercules Spare Parts

JAKARTA - Anggota komisi I DPR RI, Effendi Muara Sakti Simbolon menantang pihak berkompeten, untuk melakukan investigasi forensik menyusul adanya kecela [ ... ]

Berita Lainnya

WANITA

Bazar Ramadhan TP-PKK di Perumnas Aur...
02 Jul 2015 03:30Bazar Ramadhan TP-PKK di Perumnas Aurduri

KOTAJAMBI – TP-PKK dan Dharma Wanita Provinsi Jambi, Rabu (1/7) menggelar  [ ... ]

Berita Lainnya

OLAHRAGA

Bukti Pengaturan Skor Timnas Palsu?
02 Jul 2015 22:32Bukti Pengaturan Skor Timnas Palsu?

JAKARTA -- Mantan menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyebut rekaman percakapan pengaturan skor oleh seseorang yang mengaku pelaku pengatur sko [ ... ]

Berita Lainnya

Iklan Petro Baru Kanan1

OPINI

Ada Apa Dengan (Cinta) Menpora?
01 Jul 2015 00:16Ada Apa Dengan (Cinta) Menpora?

ENTAH apa yang ada dibenak menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrowi dan institusinya. Disaat keadaan negara ini sudah sembraut dengan kondisi eko [ ... ]

Berita Lainnya

TREN & TEKNO

Kasus Gaji Petugas Damkar Berbuntut P...
02 Jul 2015 23:00Kasus Gaji Petugas Damkar Berbuntut Panjang

BANGKO — Heboh puluhan petugas pemadam kebakaran (damkar) Merangin melakukan aksi mogok kerja dan mengembalikan empat unit mobil damkar ke Kantor Bupat [ ... ]

Berita Lainnya

PARIWARA

Peringatan Hari Bayangkara ke 69 di...
01 Jul 2015 15:07Peringatan Hari Bayangkara ke 69 di SPN Jambi

MUAROJAMBI – Puncak peringatan Hari Bayangkara ke 69 tingkat Provinsi Jambi, dipusat dilapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi, Desa Pondok Meja, Ke [ ... ]

Berita Lainnya

BUDAYA & WISATA

Bakri : Tak Ada Priviledge Moge Masuk To...
01 Jul 2015 22:19Bakri : Tak Ada Priviledge Moge Masuk Tol

JAKARTA - Anggota komisi V DPR RI, HA Bakri tidak menyetujui kendaraan motor gede (Moge) untuk bisa melintasi jalan bebas hambatan (tol) di Jakarta. Karenany [ ... ]

Berita Lainnya

AGAMA

Sisihkan 65 Negara, Yayasan Penceta...
02 Jul 2015 22:44

Lembaga tahfiz internasional yang berdomisili di Jeddah, Arab Saudi, Al Haiah Al Alamiyyah Li Tahfizhil Quran menyeleksi sejumlah lembaga pencetak hafiz Alqu [ ... ]

Berita Lainnya

PENDIDIKAN

Lagi, Hj Yusniana Beri Motivasi Gur...
01 Jul 2015 05:05Lagi, Hj Yusniana Beri Motivasi Guru PAUD

KOTAJAMBI - Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj Yusniana kembali memberikan motivasi kepada guru-guru PAUD, untuk menjadi pendidik profesional bagi anak- [ ... ]

Berita Lainnya

PEMERINTAHAN

Sinwan Tunda Pelantikan Pejabat
21 Jun 2015 14:54Sinwan Tunda Pelantikan Pejabat

MUARABULIAN — Pelantikan pejabat eselon II dan III Pemkab Batanghari yang sudah lama direncanakan Bupati Sinwan, hingga kini tak kunjung terl [ ... ]

Berita Lainnya

FOTO

Infojambi Tv Modul

Tonton Video Lain

INTERNASIONAL

Pangeran Arab Sumbangkan $32 Milyar...
02 Jul 2015 00:06

ARAB SAUDI- Milyuner dari Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal berjanji akan menyumbangkan kekayaannya sebesar $ 32 milyar untuk proyek amal. Dalam pe [ ... ]

Berita Lainnya

OTOMOTIF

Rio Haryanto Incar Podium Juara Di ...
02 Jul 2015 23:18Rio Haryanto Incar Podium Juara Di Silverstone

SILVERSTONE - Pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto berambisi bisa meraih podium teratas pada lomba balap GP2 Seri Silverstone, 3-5 Juli 2015 [ ... ]

Berita Lainnya

SELEB

Kapok Jadi Artis, “Wiro Sableng” Be...
02 Jul 2015 22:11Kapok Jadi Artis, “Wiro Sableng” Belum Mau Turun Gunung

BOGOR- Masih ingat si pemeran Wiro Sableng? Ya, Ken Ken, nama aktor pemeran Wiro Sableng tersebut memang sudah lama tidak muncul di dunia hibu [ ... ]

Berita Lainnya