Sabtu, 19 April 2014 Pukul 10:51:37

ilustrasiilustrasiMUARA BUNGO - Setelah seorang warga Dusun Padang Palangeh, Pelepat Ilir, meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, menyusul korban baru bernama  Budi (30), wargadesa yang sama. Dia meninggal di Puskesmas setempat. Korban kecelakaan lalin bertambah lagi dengan meninggalnya Dasri (50), warga Merangin, di RSUD Hanafie dan seorang Mistes X berumur 30 tahun, yang menjadi korban tabrak lari di simpang Dusun Tanah Periuk, Tanah Sepenggal Lintas.

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Lintas Sumatera Km 03 arah Bangko, sekitar pukul 14.00 WIB, kemarin. Selain korban meninggal Dasri, juga terdapat korban luka yaitu Arado (22), Denti (20) dan Parso yang mengalami luka berat. Kejadian berawal saat motor Honda Supra X K 5200 WH yang dikendarai Parso dan istrinya Dasri datang dari arah Bangko menuju Bungo. Sesampai di lokasi atau depan dealer Suzuki Sungai Kerjan menabrak samping kanan honda Supra BH 6516 KV yang dikendari Arado dengan penumpang Denti. Saat itu Arado hendak menyeberang dari arah delaer Suzuki menuju Delare Kondang Motor.

Peristiwa kedua terjadi di jalan poros Unit 17, Pelepat Ilir. Korbannya adalah Budi, warga Jalan Bukti Baru, Unit 17 Pelepat Ilir. Korban luka ringan adalah Mislan (20), warga Desa Gading, Pelepat Ilir. Berawal saat Yamaha RX King yang dikendari Mislan datang dari arah pasar SPA Kuamang Kuning menuju arah Bangko yang melaju dengan kecepatan tinggi. Motor ini melaju dengan mengambil jalur lawan, sehingga oleng kemudian menabrak motor Yamah FIZ R yang dikendarai Budi, yang datang dari arah Bangko menuju SPA.

Sementara  itu korbannya Mister X, mengalami luka cukup parah dengan bagian kepalanya pecah dan mengeluarkan banyak darah. Korban diduga orang gila dan bukan warga sekitar. Peritiwa ini terjadi Minggu sore (29/4) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kabag Ops Kompol Swittanto Prasetyo mengatakan, pelaku belum berhasil ditangkap, karena langsung kabur usai kejadian. (infojambi.com/mub)