Selasa, 21 Oktober 2014 Pukul 23:47:47

SAROLANGUN – Sedikitnya enam orang warga Negara asing (WNA) asal Pakistan diamankan anggota Sat Lantas Polres Sarolangun saat melakukan patroli rutin di Jalan. Protokol Kab. Sarolangun. Polisi mencurigai satu unit mobil Innova dengan plat polisi BA 2560 LG berwarna hitam yang melintas, setelah diperiksa ternyata kendaraan roda 4 tersebut dirumpangi para WNA.

Kapolres Sarolangun AKBP. Satria Adhi Permana saat dikonfirmasi diruang kerjanya, membenarkan penangkapan 6 WNA tersebut. Menurutnya pihak kepolisian telah berkoordinasi dan akan diserahkan kepihak Imigrasi Provinsi Jambi untuk diproses lebih lanjut.

“mereka akan diserahkan kepihak imigrasi Jambi, untuk dilakukan pemeriksaan dokumen, ke enam WNA asal Pakistan tersebut adalah Rahmat Hussain Bin H. Gul Hussain (25), Ali Akbar Bin Hussain Akbar (26), Hussain Ghulam Ali Ghulam (32), Riaz Hussain Bin Mirza Hussain (34), Jawad Hussain Bin Ahmad Razak (30) dan Ishaq Hussain Bin Ali Kambard (28),” Tutur Satria.

Lebih lanjut Kaur Bin Ops Polres Sarolangun Ipda. Tumpal Sinaga mengatakan, dari kecurigaan polisi kemudian mobil tersebut dibuntuti, hingga akhirnya diberhentikan tepat di depan SPBU Tanjung Rimba.

“Begitu mengetahui didalam mobil tersebut ada enam orang Warga Negara Asing (WNA), petugas langsung menggiring mobil tersebut beserta para penumpang dan pengemudi ke Mapolres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Tumpal.

Tumpal menambahkan, enam WNA tersebut diperiksa secara marathon di ruangan Sat Intelkam Mapolres Sarolangun, dan dari hasil pemeriksaan sementara mereka berasal dari Pakistan, yang sebelumnya berangkat dari Negara asalnya menggunakan pesawat transit di Thailand menuju Malaysia. Sesampainya di Malaysia para WNA itu dibawa seseorang menuju Propinsi Riau menggunakan perahu rakyat.

“Begitu sampai di Pekan Baru, ke enam WNA ini melanjutkan perjalanan menuju Jakarta dengan merental satu unit mobil Innova dengan nomor plat polisi BA 2560 LG milik PO. Bintang Putra Riau,”  imbuh Tumpal.

Tumpal menambahkan,  mobil yang digunakan mengangkut WNA diamankan berikut sopirnya, Afrizal Bin Basri (47) warga Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Pandan Kota Pekan Baru Propinsi Riau.

“dari pengakuan sopir, ia hanya mendapatkan upah sebesar Rp. 1,7 juta untuk mengantar ke enam WNA itu ke Kota Lubuk Linggau Propinsi Sumatera Selatan,” tambah Tumpal.(infojambi.com/sar)


Follow twitter kami @infojambidotcom | Tetap update informasi di manapun dengan http://m.infojambi.com dari browser ponsel Anda!


 

Berita Terkait