images/berita/pkk.jpgBUPATI Tebo H. Sukandar menyaksikan penandatanganan Kesepakatan Kerjasama antara Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo ( Ir. Sarjono ) dengan Ketua TP PKK Kabupaten Tebo ( Hj. Saniatul Latifa Sukandar ) dalam rangka Percepatan Program Penganekaragaman Konsumsi Pangan ( P2KP ).
Salah satu program pemerintah dalam pencapaian swasembada beras selain peningkatan produksi dan produktifitas padi adalah melalui diversifikasi pangan, dalam bentuk mengurangi konsumsi beras tiap rumah tangga dengan jalan meningkatkan penganekaragaman konsumsi pangan dengan makanan yang beragam bergizi dan berimbang serta aman.
Program ini menjadi prioritas utama Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo ( BP3KP ) yang saat ini dikepalai oleh Ir. Sarjono.
“Program ini adalah prioritas utama kita bagi keberhasilan Ketahanan Pangan Tebo yang berkelanjutan, dan menyadari keterbatasan tenaga PPL di Kabupaten Tebo yang saat ini berjumlah 60 orang dari 113 desa/kelurahan, maka kami telah melakukan kesepakatan kerja sama dengan Tim Pengerak PKK Tebo yang diketuai Hj Saniatul LatiFa Sukandar,” kataSarjono seusai menandatangai kesepakatan kerjasama antara Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Tebo dengan TP-PKK Tebo beberapa waktu lalu.
TP-PKK Kabupaten Tebo dengan kader PKK desanya telah tersebar di setiap desa. Para kader PKK desa tersebut biasanya lebih intens bertemu dengan masyarakat desa, baik melalui pos yandu ataupun kegiatan lain dipedesaan seperti pengajian, arisan dan sebagainya.
Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Kepala BP3KP Kabupeten Tebo agar program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan hingga sampai ke tingkat rumah tangga dapat tercapai khususnya di pedesaan Kabupaten Tebo.
Adapun bentuk kerjasama yang akan segera direalisaikan adalah dengan jalan merekrut para Kader PKK desa sebagai mitra Penyuluh Pertanian. Para Kader PKK akan diberikan pelatihan teknis budidaya tanaman yang baik dilahan pekarangan dengan tanaman penghasil sumber karbohidrat non beras, tanaman obat keluarga ( Toga) dan Tanaman sayuran dan palawija serta ternak unggas ataupun ikan dengan kolam terpal yang mudah diterapkan.
“Kontribusi dari pemanfaatan lahan pekarangan bila benar benar dioptimakan dapat menghemat 20 hingga 30 % pengeluaran rumah tangga” ujar Sarjono.
Pada kesempatan yang sama ketua TP PKK Kabupaten Tebo Hj. Saniatul Latifa Sukandar mengatakan bahwa beliau menyambut baik adanya kerjasama ini yang membuktikan bahwa PKK sudah dapat berperan aktif dan dipercaya sebagai mitra pemerintah dalam mengisi pembangunan khususnya di pedesaan.
“Kamipun mengharapkan adanya kerjasama yang baik dengan dinas instansi lainnya, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan mengingat 10 program pokok PKK yang kita kenal merupakan bagian yang tak terpisahkan dari program pemerintah secara umum yang ditujukan bagi kesejahteraan keluarga.
Keluarga merupakan bagian dan kesatuan terkecil dari bangsa, manakala semua keluarga sejahtera maka sejahtera pulalah bangsa itu,” demikian dikatakan oleh ketua TP PKK mengakhiri wawancara kami.
Dikirim oleh : Bp3KP Tebo
Follow twitter kami @infojambidotcom |
