Rapat tersebut mengecek kebutuhan lebaran, mulai dari masalah daging, masalah cabai, sembilan bahan pokok, ikan, masalah angkutan lebaran, dan masalah THR tenaga kerja dan buruh.
"Ternyata hasil laporan dari semua SKPD yang ada, sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan. Mudah-mudahan kondisi aman, terkendali, dan bisa memenuhi apa yang kita harapkan. Contohnya, gubernur sudah membuat surat edaran kepaad para pengusaha untuk memberikan THR paling lambat H-7. Itu himbauan kita kepada para pengusaha," ujar gubernur.
Gubernur juga mengecek SKPD tentang batuan bagi para pegawai, berupa THR termasuk untuk pegawai honor.
“Ya, sekedar uang Rp300.000, daging 2 Kg mungkin sudah cukup, yang penting perhatian pimpinan kepada bahawan itu penting sekali," tegasnya.
Gubernur juga menyanpaikan niatnya untuk mengundang LSM, tokoh masyarakat, dan BEM terkait dua tahun penuh masa pemerintahannya pada 3 Agustus mendatang. Dirinya akan memaparkan apa yang dikerjakan selama dua tahun ini.
“Kita mengharapkan masukan dan kritikan dari tokoh masyarakat, LSM, dan BEM, dimana letak kelemahan kita. Itu penting betul dalam rangka introspeksi diri kami, mengevaluasi diri kami dalam menjalankan tugas pemerintahan selama dua tahun dan dalam menghadapi masa tiga tahun kedepan".
Dalam rapat juga dibahas rencana penggunaan anggaran pada tahun 2013 mendatang. Ada beberapa skala prioritas, dengan berbagai penekanan, seperti belanja langsung dan belanja tidak langsung, dan juga penghematan.
"Nanti kita harapkan fokus pada anggaran kegiatan yang cukup besar. Tahun depan, (APBD) bisa mencapai Rp2,45 triliun, bisa lebih fokus pada belanja langsung, apakah itu masalah infrastruktur, salah satunya jalan, nanti bisa mencapai Rp480 miliar yang dalam proses kita ajukan kepada DPR, sekarang baru kita ajukan KUA PPAS-nya," jelas gubernur. (infojambi.com/HMS)






