Sejak dibuka, pasar kaget tersebut langsung diserbu oleh kalangan ibu rumah tangga yang memadati sejak pagi. Bahkan bupati Tebo yang berkesempatan melayani para pembeli. Direncanakan pasar murah yang berlokasi di pasar Lebak Bungur tersebut di buka selama empat hari.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan perlindungan konsumen, yang intinya menjaga barang yang sehat, halal, dan tidak kadaluarsa,” ungkap Bupati, selain untuk menyambut idul fitri.
“Kenaikan harga sembako sedah menjadi fenomena saat ini, dan kita anggap lumrah, jadi dengan adanya kegiatan pasar murah ini masyarakat sedikit terbantu dengan harga pembelian berbeda Rp.2 ribu per barang,” pungkasnya.(infojambi.com/TBO)






