Upaya mentaati peraturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam keselamatan berkendara, tertib aturan dan tidak berhenti disembarangan tempat dapat mengurangi resiko kecelakaan dan kelancaran arus mudik.
“Ikuti petunjuk aturan lalu lintas, baik kecepatannya, penumpangnya, mau istirahat atau berhentinya,” kata Wagub.
Bahkan Wagub menghimbau kepada pengemudi/supir yang beragama Islam untuk tetap melaksanakan ibadah puasa.
”Berpuasa itu tidak apa-apa bahkan lebih nyaman, konsentrasi lebih terarah,” jelas Wagub.
Keamanan dan kenyamanan penumpang yang menggunakan kendaraan umum sebagai moda transportasi pulang kampung dihimbau Wagub untuk diperhatikan dengan baik karena seringkali penumpang yang pulang kampung mendapat musibah kehilangan barang bawaan mereka.
”Mereka (penumpang) jangan ditinggal dipinggir jalan tapi diantar ke terminal atau alamat mereka masing-masing,” ungkap Wagub.
Terkadang waktu kedatangan penumpang arus mudik di suatu daerah pada malam hari atau tengah malam, hal ini menimbulkan kerawanan bagi penumpang itu sendiri, Wagub berharap aparat terpadu dapat memberi bantuan kepada penumpang atau memberi rasa aman bagi pemudik.
”Dari sini ke Pekanbaru sering jam satu malam sampainya, itu dibantu, jangan sampai barang dibawa pulang kampung habis di ambil orang,” tutur Wagub.
Untuk mengatasi dan mengurangi resiko keterlambatan yang disebabkan kendaraan yang tidak layak jalan Wagub menegaskan kepada petugas untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang.
Terlihat hadir dalam acara tersebut Walikota Jambi dr. H. Bambang Priyanto, Asisten II Ekbang Kessos Ir. Haviz Husaini, MM., Kepala Biro Ekbang Hendrizal, S.Pt., Kepala Dinas Perhubungan Benhard Pandjaitan, Kepala Dinas ESDM Azwar Effendi, Kepala Dinas Kesehatan Andi Pada, serta pejabat dan Unsur Muspida dan undangan lainnya.(infojambi.com/HMS)






