Sampel swalayan yang disidak Wagub dan rombongan antara lain Indomaret di Jalan Hayam Wuruk, Jelutung.
dimana ditemukan kacang kupas dan kurma tanpa kode produksi dan minuman yang kalengnya penyok. Selain itu di swalayan Osaga, Jalan Hayam Wuruk, Jelutung, rombongan bahkan membuka bungkusan parsel, untuk memeriksa makanan dan minuman tersebut.
Usai sidak, Wagub menyatakan, "Ada beberapa temuan dalam sidak ini, di JPM Trona ditemukan Jamu Akar Dewa, yang botol sebanyak 69 botol dan yang bungkusan 91. Ini tidak sesuai dengan aturan yang ada, mengandung BKO (Bahan Kimia Obat), artinya jamu ini tidak murni tradisional. Di Indomaret, ditemukan Kacang Kupas dari Cina tanpa izin, kurma dari Arab tanpa izin, juga ikan dencis ABC, 3 kaleng rusak, ada lagi susu kental manis 2 kaleng rusak. Kalau di Osaga aman dan terkendali. Di Polo Mas, kurma dari Amerika tanpa izin, dan kurma dari Arab juga tanpa izin," urai Wagub.
Ketika ditanya tentang tindak lanjut temuan tersebut, Kepala BPOM Jambi, Irwansyah, mengatakan, barang-barang tersebut akan diamankan. Kalau terulang lagi oleh distributor yang sama, nanti akan diproses lebih lanjut.
(infojambi.com/HMS).






