Pencanangan yang dilakukan oleh orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Jambi ini berlangsung dengan sukses dan meriah. Sebelum melakukan Pencanangan BBGRM IX dan HKG-PKK ke-40 yang dipusatkan di STA Kayu Aro ini, Gubernur Jambi HBA beserta Hj. Yusniana Hasan Basri dengan didampingi oleh Bupati Kerinci beserta isteri dan rombongan, terlebih dahulu meninjau Perkampungan Rumah Pangan Lestari di Desa Koto Periang Kecamatan Kayu Aro yang merupakan lokasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan desa terbaik dalam rangka peringatan BBGRM dan HKG-PKK ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi HBA berharap melalui peringatan ini nilai-nilai gotong royong yang ada, tumbuh dan berkembang dalam masyarakat dapat dilestarikan secara berdayaguna dan berhasil guna untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat yang pada gilirannya akan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan serta nasionalisme sebagai bangsa Indonesia.
“Dalam era reformasi, era demokratisasi serta era globalisasi saat ini, saya berpesan dan mengajak kita semua yang hadir disini, dan seluruh masyarakat Jambi, untuk tidak meninggalkan jati diri, nilai dan kepribadian bangsa. Jangan dibuang dan dianggap tidak penting tata karma, budi pekerti, etika dan sikap saling hormat menghormati diantara warga masyarakat. Janganlah kita mengatasnamakan reformasi, modernisasi serta globalisasi, lantsas meremehkan yang namanya kearifan lokal dan kerukunan di antara sesama warga masyarakat,” ungkap Gubernur.
Dikatakan Gubernur, untuk itu diharap dengan semangat kegotong-royongan dan kewasdayaan yang berbasis pada nilai-nilai sosial budaya masyarakat yang telah mengakar, akan tercipta kehidupan yang rukun didalam setiap komunitas dan bahu membahu dalam membangun kehidupan bersama. Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan kegiatan pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat, serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
“Partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan merupakan bukti nilai-nilai kegotong-royongan dan keswadayaan masyarakat menuju kemandirian bangsa,” jelas Gubernur.
Gubernur juga menambahkan, melalui BBGRM ini diharapkan agar masyarakat dapat meningkatkan kemampuan, kesadaran dan tanggung jawab terhadap hasil-hasil pembangunan, terlebih lagi saat ini daerah ini sedang giat-giatnya mewujudkan Provinsi Jambi yang Ekonominya Maju, Aman, Adil dan Sejahtera atau Jambi Emas.
“Kita semua mengetahui bahwa saat ini ada program-program yang pro rakyat. Secara nasional kita punya program PNPM, dan untuk Provinsi Jambi sendiri melalui visi Jambi Emas, kita punya program Satu Milyar Satu Kecamatan atau Samisake. Kesemua program tersebut, merupakan upaya nyata dari pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan kemudian meningkatkan kesejahteraan,” jelas Gubernur.
Pada kesempatan ini juga, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Jambi tersebut menyampaikan bahwa pada tahun ini peringatan BBGRM dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK. “Karena kita semua mengetahui bahwa dari sepuluh program pokok PKK, salah satunya adalah gotong-royong. Oleh karenanya sangatlah tepat kalau kegiatan BBGRM ini kita rangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK,” terang Gubernur.
Bupati Kerinci H. Murasman dalam sambutannya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar momentum BBGRM dan HKG-PKK tahun 2012 ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk mewujudkan Jambi Emas dan Kerinci Sejahtera, damai dan agamis. Disamping itu, melalui BBGRM ini dapat pula sebagai wadah upaya meningkatkan kerjasama masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan, khususnya sebagai penguatan masyarakat menuju keluarga mandiri dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Pusat dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri mengatakan, faktor kunci pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan adalah adanya rasa aman dan damai. Kondisi aman dan damai ini tentunya harus dimulai dari lingkungan yang paling kecil yaitu keluarga. “Dalam kerangka tersebut, Kesatuan Gerak PKK sudah 40 tahun berkiprah dan berperan menjadi wadah aktivitas sosial kemasyarakatan dengan 10 program pokok PKK nya, untuk mewujudkan rasa aman dan damai ini,” ungkap Ketua Umum TP PKK Pusat.
Dijelaskan Ketua Umum TP PKK Pusat, disadari betul bahwa dalam kurun waktu 40 tahun tersebut, cukup banyak peran dan kiprah Tim Penggerak PKK dalam membantu dan mendukung proses pembangunan daerah Jambi.
“Untuk itu, dihari puncak peringatan Kesatuan Gerak PKK yang ke-40 ini, saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh kader Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang telah banyak berbuat dan bekerja dengan penuh keikhlasan,” jelasnya.
Ditambahkan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tim Penggerak PKK berupaya untuk mengajak keluarga-keluarga Indonesia menjadi keluarga yang cerdas, sejahtera dan mempunyai ketangguhan membangun masa depan bangsa menghadapi tantangan global menjadi bangsa yang kokoh dan mandiri.
“Melalui Hari Kesatuan Gerak PKK, mari introspeksi atau mawas diri, mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan PKK selama setahun ini, kemudia apa keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya, bagaimana solusi yang dibuat dan untuk selanjutnya kita jadikan tonggak agar melangkah lebih baik lagi pada tahun berikutnya,” jelasnya lagi.
Ditambahkan Ketua Umum TP PKK Pusat lagi, penjabaran 10 program pokok PKK seharusnya mengacu kepada RPJMN dipusat dan RPJMD didaerah, mengingat Tim Penggerak PKK adalah merupakan mitra kerja pemerintah. Terkait hal ini diharapkan Tim Penggerak PKK dapat berperan sebagai nara sumber, memberi masukan mengenai peran Tim Penggerak PKK dalam forum Musrenbang di setiap jenjang.
“Saya mengharapkan kepada Bapak Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota selaku Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK, mohon kiranya berkenan memberikan bimbingan, bantuan dan fasilitasnya, sehingga gerakan PKK dapat memberikan andil dan turut serta ambil bagian dalam upaya meningkatkan dan mensejahterakan para keluarga menuju masyarakat maju dan mandiri guna mewujudkan hari esok yang lebih baik lagi, “ ungkap Ketua Umum TP PKK Pusat.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan Dra. Hj. Eni Harriyati selaku Ketua Panitia Peringatan Kegiatan BBGRM IX dan HKG PKK ke-40 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2012 dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya acara ini adalah kesadaran masyarakat untuk selalu memperbaiki kualitas kehidupannya secara berkelanjutan serta memupuk usaha-usaha kemandirian keluarga, sehingga menjadi keluarga yang tangguh dalam menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan serta membangkitkan kembali semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemampuan dan kesadaran warga masyarakat pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong-royong dan optimalisasi Gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsi dari, oleh dan untuk masyarakat, yang sudah dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air.
Adapun tema BBGRM ke-IX dan HKG PKK ke-40 tahun ini adalah “Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kita Tingkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Serta Partisipasi Masyarakat Menuju Kemandirian Daerah”.
Dalam acara ini turut pula diserahkan berbagai macam bantuan dan penghargaan kepada para peserta, disamping itu juga diadakan dialog antara Gubernur Jambi dengan warga masyarakat yang dipandu langsung oleh Bupati Kerinci, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran serta peresmian gedung UPK (Unit Pengelola Kegiatan) Kecamatan Kayu Aro. Peresmian gedung UPK Kayu Aro ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, yang kemudian dilanjutkan pula dengan peninjauan gedung. (infojambi.com/rilis humas)






