“Provinsi Jambi memiliki qori dan qori’ah bertaraf internasional. Mudah-mudahan nanti juara, setidak-tidaknya ada piala yang dibawa pulang,” harap HBA.
Menurut HBA, tujuan MTQ yang sebenarnya untuk mensyi’arkan agama Islam. Saat ini kondisi ke-Islaman semakin memudar dari kalangan umat. Prediket juara bukan tujuan utama, melainkan membesarkan Islam dan mensyi’arkan agama.
Gubernur kembali mengingatkan soal pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. Masalah agama perlu difikirkan dan diperdalam, agar setiap umat Islam punya bekal nantinya.
Kepada para kafilah, Gubernur minta agar menjaga kekompakan dan patuh terhadap ketua rombongan serta didoakan keselamatan dan keberhasilannya.
Ketua LPTQ Provinsi Jambi, H Fachrori Umar, melaporkan, kafilah Jambi mengikuti MTQ Nasional di Maluku, 8 - 15 Juni 2012. Kafilah Jambi yang berjumlah 77 orang berangkat pada 4 Juni 2012 menggunakan pesawat dan direncanakan pulang pada 17 Juni 2012.
Pelepasan kafilah MTQ kali ini cukup istimewa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawa langsung oleh Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional, Prof Said Agil Husein Al Munawwar. Gubernur Jambi memberi pujian kepada Direktur Pasca Sarjana UIN Syarief Hidayatullah itu. (infojambi.com/HMS)




