Bersesuaian dengan upaya pengendalian pertumbuhan penduduk, Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H. Fachrori Umar berharap agar pelayanan KB terus ditingkatkan, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Harapan tersebut dikemukakan oleh Wagub dalam Pencanangan Bakti Sosial TNI KB – Kesehatan Tingkat Provinsi Jambi di Wilayah Korem 042/Garuda Putih Tahun 2012, bertempat di Lapangan Korem 042/Garuda Putih, Kota Jambi, Kamis (5/7). Bakti Sosial TNI KB – Kesehatan (KB – Kes) tersebut dicanangkan cecara resmi oleh Wagub.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub mengungkapkan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Nasional (RPJMN) 2010-2015, diamanahkan bahwa pembangunan bidang sosial dan budaya dan kehidupan beragama yang mencakup kesehatan, pendidikan, kependudukan, dan KB, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan rangkaian upaya kunci peningkatan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia.
Sejalan dengan amanah RPJMN, lanjut Wagub, dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Visi Jambi EMAS 2015 telah menetapkan pembangunan bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial Budaya sebagai salah satu dari lima prioritas pembangunan Provinsi Jambi.
Dikatakan oleh Wagub, dari sisi kuantitas, saat ini Provinsi Jambi dihadapkan pada laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,55% atau diatas rata-rata pertumbuhan penduduk nasional Indonesia sebesar 1,49%.
Namun, tingginya pertumbuhan penduduk Provinsi Jambi, bukan hanya dari tingginya angka kelahiran tetapi juga dari migrasi dari luar Provinsi Jambi, yang disebabkan peningkatan pembangunan di Provinsi Jambi dan keterbukaan Jambi dalam menerima pendatang, yang umumnya bekerja di sektor perkebunan dan pertambangan.
Wagub juga mengungkapkan, salah satu permasalahan yang dihadapi Provinsi Jambi dari segi kualitas penduduk, yakni angka kematian bayi dan angka kematian ibu yang masih berada diatas rata-rata nasional. Selain itu, meskipun angka kemiskinan dan pengangguran menunjukkan trend menurun beberapa tahun terakhir, namun perlu terus diintervensi melalui berbagai program/kegiatan.
Kepada para wartawan, Wagub menyampaikan terimakasih kepada TNI yang telah mengadakan rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan, dengan penekanan pelayanan KB. Wagub berharap agar kegiatan ini bisa dilakukan per kuartal (empat bulanan) atau per tiga bulan, guna meningkatkan sebaran pelayanan KB - Kes.
Tentang program KB, Wagub menyampaiakan himbauan, dua orang anak cukup, yang dikatakannya bisa meningkatkan kualitas mengasuh dan mendidik anak, yang selanjutnya akan meningkatkan kualitas anak atau sumber daya manusia.
Wagub juga mengapresiasi program donor darah yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan tersebut, yang disebutnya bisa menambah stok darah.
Dalam sambutan tertulis Kepala BKKBN (Pusat), Dr. dr. Sugiri Syarief, MPA yang disampaikan oleh Direktur Kesehatan Reproduksi, Drs. Ary Goedadi menyampaikan, kegiatan kemitraan TNI - BKKBN ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan Percepatan Revitalisasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Kerjasama BKKBN dengan TNI pada bulan Maret 2012 yang lalu.
Sugiri Syarief membeberkan, jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia berdasarkan data sensus penduduk tahun 2010 melebihi angka proyeksi nasional, yaitu sebesar 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 1,49% per tahun.
“Menyikapi kondisi tersebut, diperlukan upaya dan langkah konkret guna menurunkan laju pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas penduduk melalui penyerasian kebijakan dengan program pembangunan di segala bidang, baik aspek kuantitas, kualitas, dan pengarahan mobilitas serta persebaran penduduk, sesuai dengan daya dukung alam dan daya tampung di setiap wilayah,” ujar Sugiri Syarief.
Sugiri Syarief menekankan, pada tahun 2012 ini penting untuk dimantapkan perluasan jangkauan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) dan pelayanan kontrasepsi serta pembinaan akseptor agar dapat menjangkau semua daerah. Sugiri menyatakan, pemerataan informasi dan keberhasilan KKB sangat penting karena beberapa ukuran kinerja program ini akan dievaluasi melalui Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, dimana hasilnya akan menjadi salah satu standar penilaian MDG’s tahun 2015 maupun RPJMN 2014.
“Khusus tentang MDG’s, pada kesempatan ini, saya ingin menegaskan betapa pentingnya keterkaitan program KKB untuk keberhasiklan beberapa tujuan diantara 8 tujuan MDG’s. Yang sangat mendesak adalah pada tujuan ke-5b tentang Penurunan Angka Kematian Ibu Melahirkan, yang ditargetkan menjadi 102 per 100.000 ibu melahirkan, dimana saat ini masih 228 per 100.000 ibu melahirkan,” urai Sugiri.
Komandan Korem 042/Garuda Putih, Kol. Kav. Hasto PR Yuono mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama tiga unsur yang terdiri dari Korem 042/Garuda Putih, Pemda Provinsi Jambi, dan BKKBN, yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui beberapa kegiatan, meliputi pengobatan massal, donor darah, pelayanan KB, dan gelar produk UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera).
Hasto kemudian mengemukakan, target pencapaian program KB Kes tahun 2012 ini meliputi : pemakaian IUD 6.110 orang, pemakaian MOW 480 orang, pemakaian MOP 150 orang, pemakaian IMPLAN 12.000 orang, pemakaian suntik 62.870 orang, pemakaian pil 36.833 orang dan pemakaian kondom 5.930 orang.
Ketua panitia yang juga Kepala BKKBN Provinsi Jambi, Dra. Retno Munfaati, MM dalam laporannya menyampaikan, tema kegiatan ini adalah “Melalui Bakti Sosial TNI – KB Kesehatan Tahun 2012, Kita Tingkatkan Komitmen Para Mitra Kerja untuk Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera dalam Rangka Mencapai Jambi EMAS 2015.”
Retno mengatakan, peserta pencanangan berjumlah 1.000 orang dan calon akseptor 200 orang.
Usai penyampaian sambutan, Wagub, Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN (Pusat), Komandan Korem 042/Garuda Putih, dan Kepala BKKBN Provinsi Jambi meninjau pelayanan KB dalam dua mobil unit pelayanan KB, pengobatan massal, donor darah, dan gelar produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera. (infojambi.com/HMS)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

