Banner Tanjabtim Baru Nian

Kip Jambi Baru

IKLAN GRATIS : Dijual tanah 60 tumbuk, lokasi Simpang Sungai Duren, harga 4 juta per tumbuk (nego) HP : 081366590498 # Dijual laptop ASUS, PROCESSOR DUAL CORE 1,87 GHz, DVD–RW RAM 1 GB, HARDISK 300GB, Harga RP 2.500.000-{NEGO dikit} hubung : 08978719333/085266540091 # Terima kosan pria, lokasi samping kampus Unja Mendalo, Sarana lengkap, Hub : 081366010436 #

Rumahweb Hardiknas

“Saya terpesona sekali melihat potensi alam kawasan ini khususnya, dan Kota Sungai Penuh pada umumnya, apalagi sebagaimana disampaikan Ketua Bappeda Kota Sungai Penuh tadi, di kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan pertaniannya, menjadi kawasan pertanian terpadu/kawasn agro politan dan angro wisata, ini sangat cocok sekali, dan saya mendukung sepeuhnya, dan akan membantu bila ada kendala dalam mengembangan kawasan ini,” tegas Gubernur.

Menanggapi apa yang disampaikan Wakil Ketua Kelomok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jambi, Gubernur berjanji akan membantunya, termasuk untuk mengatasi, baik untuk mengatasi harga, jika mungkin dibutuhkan gudang di Jambi, ini akan dibut, termasuk mengatasi kebutuhan bahan baku pupuk organic dengan memberikan bangtuan ternak sapi.

Semua ini tidak lain demi untuk meningkatkan tarap kesejahteraan masyarakat petani, dan masyarakat Provinsi Jambi pada umumnya. Apa lagi sesunggunhnya kebutuhan akan sayur mayor di Jambi selama ini lebih banyak yang mengatakan di datangkan dari luar daerah Jambi, padahal sebagaimana sama-sama diketahui Jambi memiliki daerah penghasil sayur mayor yang demikian bagus, baik di kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci juga di kawasan Jangkat, dan hasilnya dapat dipastikan dapat memenuhi kebutuhan daerah ini, hanya selama ini yang menjadi masalah sistim atau mekanisme pasar, dimana pedagang datang langsung ke daerah produsen dan membeli sesuai dengan harga yang ditentukannya, ini akan diupayakan mencarikan jalan keluarnya, kalau perlu dengan BUMD.

Untuk itu Gubernur juga meminta KTNA untuk memberi masukan, termasuk apa-apa saja yang dibutuhkan.

Sebelumnya Ketua Bappeda Kota Sungai Penuh dalam eksposenya menyampaikan, bahwa sesungguhnya kawasan pertanian yang sangat luas, lebih kurag 1.800 hektar, telah dibuka tahun 1930, namun dibukanya secara besar-besaran pada tahun 1972, dengan komoditi pertanian utamanya casiavera (kayu manis), namun saat prospek kayu manis menurun, minat masyarakat untuk menegembangkan kayu manispun menurun. Denan demikian maka terjadilah alih pungsi lahan dari perkebunan ke pertanian holtikultura, dengan tanaman unggulannya kentang.

Produksi kentang di desa ini saat ini mencapai 21,8 ton/hekar, dengan produksi kengtang 3.600 ton pada tahun 2011 yang lalu, cebe 1,350 ton, kemudian sayur-sayuran ;ainnya 75 ton. Sedangkan untuk produksi perkebunan lainnya yang masih terdapat di desa ini produksinya terus mengalami penurunan, seperti casiavera 86 ton, kopi 63 ton.

Disampaikan Ketua Bappeda Kota Sungai Penuh, bahwa di lokasi ini saat ini terdapat 14 kelompok tani (KT), dengan anggota masing-masing KT 14 orang, dan atas kepedulian Pemerintah Kota Sungai Penuh, saat ini tengah ditingkatkan inprastruktur jalan menuju kawasan ini, dan dilakukan pelebaran lebih kurang 12 meter, rencananya tahun ini akan dilakukan pengaspalan.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan pasilitas belajar mengajar anak usia sekolah, di lokasi ini telah dibangun tiga ruang kelas sekolah dasar, dan ini akan gterus ditingkatkan, sehubungan dengan rencana mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan Agro Politan, dan Agro Wisata.

Ketua KTNA Provinsi Jambi yang juga sebagai Ketua HKTI dua priode Kabupaten Kerinci, pada kesempatan ini menyampaikan, bahwa yang menjadi masalah bagi petani holtikultura di kawasan ini adalah pemasaran, dimana hasil-hasil perkebunan dari lokasi ini lebih banyak dipasarkan oleh para pedagang yang datang membeli produksi pertanian  ke kawasan ini, yang datang dari Bukit Tinggi, Pekan Baru, Papelembang, Lampung, bahkan Jakarta, dengan harga jauh dari harga dipasaran, yakni Rp2.000 – Rp2.500,-/kg.

Sehubungan dengan itu Wakil Ketua KTNA Provinsi Jambi ini berharap, bagaimana hasil pertanian dari kawasan ini tidak dipasarkan ke luar daerah, tetapi bisa dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan daerah Provinsi Jambi. Dengan demikian akan ada nilai tambahnya, baik untuk petani maupun untuk daerah ini, jelasnya. Karena petani jelas bisa menjual dengan harga lebih tinggi dan masyarakat juga tidak membeli dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga produksi, selama ini nilai tabah lebih banyak dinikmati oleh pedagang pembeli ke kawasan ini.

Di kawasan ini dikembangkan pertanian organik, dan sangat sedikit sekali menggunakan pupuk non organik, namun yang menjadi masalah saat ini harga bahan baku pupuk organik terus naik, jelasnya, untuk itu Wakil Ketua KTNA Provinsi Jambi mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah daerah untuk mengatasai permasalahan ini. Disamping itu disampaikannya bahwa di kawasan ini produksi yang dihasilkan dari bibit satu ton bisa menghasilkan 30 ton, diatas produksi di daerah lain, dimana untuk satu ton hanya menghasilkan 10 ton.

Untuk memenuhi kebutuhan pupuk organik di daerah ini akan dikembangkan pertanian terpadu, yakni pertanian yang dipadukan dengan peternakan, sehingga bahan baku pupuk organik akan mudah di dapat, dan untuk mengatasi permasalahan harga, Wakol Ketua KTNA Provinsi Jambi men gusulkan dibentuknya PUMD, yang dapat menampung hasil pertanian dari daerah ini, sehingga hasil pertanian Jambi benar-benar dinikmati oleh masyarakat Jambi, dan masyarakat petani dapat menikmati hasil kerjanya. (infojambi.com/HMS)

BERITA TERBARU

20-05-2013, 21:42
19-05-2013, 21:54
17-05-2013, 23:30
17-05-2013, 17:12

OPINI

Opini Asrori

PROFIL

Rusdi Profil

E-PAPER INFOJAMBI KORAN

Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption

Stiteknas Jambi

Ban Tanjabbar Baru Nian

NASIONAL

article thumbnail

JAKARTA — Ketua DPP Partai Golkar, Agun Gunanjar Sudarsa, bersikap terbuka menerima kritikan masyarakat atas calon a [ ... ]

POLITIK

article thumbnail

KERINCI - Lingstrong yang merupakan wakil ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kerinci termasuk dalam daftar usulan [ ... ]

HUKUM & KRIMINAL

OLAHRAGA

Jambiniaga | Jual untung beli beruntung

Cerpen Puisi BannerBanner Iklan Gratis

Iklan Tebo

Banner Bnn Narkoba

PERISTIWA

KESEHATAN

EKONOMI DAN BISNIS

article thumbnail

MUARASABAK - Sekda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sudirman mengakui bahwa selama ini pasokan solar yang diterima Kab [ ... ]

WANITA

Banner Pemkot Jambi Baru

Batanghari Iklan Kanan Baru

Ahuat Nasdem Iklan

Banner Sarolangun Baru Nian Jok

BUDAYA DAN WISATA

article thumbnail

KEPALA SMA Negeri 2 Kota Jambi, Wenzirman, menyatakan keinginannya mendapatkan bapak angkat bagi sekolahnya untuk mengemba [ ... ]

TREN DAN TEKNO

article thumbnail

JAKARTA - Layanan Blackberry Massenger (BBM) pertengahan tahun 2013 akan tersedia untuk Android dan iOS. Informasi ini dis [ ... ]

PARIWARA

article thumbnail

SAROLANGUN — Bupati Sarolangun, H Cek Endra, didampingi Ketua TP PKK Sarolangun, Hj Rosita Endra, melakukan panen pe [ ... ]

AGAMA

PENDIDIKAN

CITIZEN JOURNALISM

article thumbnail

REFORMASI birokrasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak berjalan maksimal. Setiap kedeputian di tubuh BPN berjalan sendiri-sendiri  [ ... ]

Celoteh Mat Sulo

# KALANGAN BERPENGARUH RAME-RAME NYALEG
= Kapan lagi, Jok ! Mumpung ado kesempatan...

# PELABUHAN SAMUDERA SEGERA DIBANGUN
= Kito punyo laut, tapi dak katek pelabuhan...

# CHANDRA TAK MAU JADI SEKDA LAGI
= Nah ? Ado apo pulo ?...

# WARGA SAD DEMO ASIATIC LAGI
= Diurus lah, Jok...

Buronan Mobil Rental Baru

Ij Tv Logo Baru Nian

Satpolpp Seipenu

Hut Kota Pemprov