Hal itu disampaikan Gubernur seusai buka pusa bersama Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi, Drs Hasip kalimuddin Syam, di rumah dinas gubernur.
“Itu penilaian beliau. Kita hargai, tapi tugas kita sebagai pejabat pemerintah, pejabat negara, terus berusaha mempertebal dan mengembalikan rasa kebangsaan. Acara ini merupakan salah satu upaya untuk itu, agar kelestarian NKRI tetap utuh sampai kapanpun,” ujar HBA.
Gubernur menghimbau tokoh-tokoh agama untuk bisa saling pengertian dan menghargai, dengan berpegang pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga diharapkan kelestarian dan keutuhan negara tetap terpelihara.
Gubernur mengatakan, kehidupan beragama di Jambi yang saat ini berpenduduk 3,1 juta jiwa dengan berbagai etnis dan agama, berjalan baik antar komunitas, dan saling berdampingan dengan damai, sebagaimana diakui perwakilan tokoh lintas agama, Pendeta Dedi.
Dikatakan, Forum Komunitas Antar Umat Beragama di Jambi juga berjalan baik. Bila ada pertikaian dan perselisihan paham tentang keagamaan, selalu dibicarakan dalam forum. Sepanjang antar umat beragama saling menjaga keterbukaan, memegang UU, menjalin hubungan silaturrahmi yang baik, maka negara ini akan aman-aman saja.
Gubernur menjelaskan, dunia mengakui hubungan antar umat beragama di Indonesia sangat baik. Khusus di Jambi termasuk yang teraman, karena Jambi merupakan daerah terbuka yang menampung semua komunitas.
“Pejabat di Provinsi Jambi ada yang beragama lain, tapi tidak ada masalah,” tegas Gubernur, seraya minta komunitas antar umat beragama untuk tetap menjaga hubungan baik supaya Jambi Emas 2015 dapat terwujud.
Pendeta Dedi, tokoh agama Kristen, mewakili tokoh agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha, dihadapan Ketua DPRD Provinsi Jambi Effendi Hatta dan anggota DPD-RI Indra Sukadis, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap undangan di bulan puasa itu.
Pendeta Dedi menyampaikan terima kasih karena di Jambi kaum minoritas dapat hidup berdampingan dengan kaum mayoritas. Semua umat beragama merasa bahagia, tenteram dan aman. (infojambi.com/HMS)






