Hal itu disampaikan Wagub seusai berbuka pasa bersama warga KKSS Provinsi Jambi, di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Baru, Kota Jambi.
”Warga Sulawesi Selatan di Jambi sangat gigih dalam berusaha dan berhasil. Saya mengajak warga paguyuban KKSS di Jambi ikut mewujudkan visi Jambi Emas 2015,” ujar Fachrori.
Wagub menghimbau warga KKSS tetap menjaga kekompakan. Saat ini warga KKSS di bawah kepemimpinan HA Bakri sangat kompak. Terbukti, dalam acara buka puasa bersama, panitia tidak menyediakan makanan, karena warga membawa makanan sendiri untuk dinikmati sendiri.
”Ini sebenarnya tradisi bangsa kita yang biasa dilakukan orang-orang tua di masa lalu. Di sebagian daerah di Indonesia masih sering dilaksanakan. Ini menunjukkan kerukunan yang terjalin diantara kita,” tegas Fachrori.
Wagub mengajak tradisi itu dapat kembali dilaksanakan, bisa di lingkungan tempat tinggal, atau mesjid-mesjid, dan sebagainya. Panitia tidak perlu repot menyediakan hidangan, lantaran masing-masing warga membawanya.
HA Bakri mengatakan, acara buka puasa bersama anak yatim dan pemberian santuan oleh warga KKSS dilaksanakan untuk yang kesembilan kalinya, sebagai upaya mempererat tali silaturrahim antar sesama warga KKSS, sekaligus saling berbagai dengan anak-anak panti asuhan dan warga panti jompo.
Buka puasa bersama dan pemberian santuan bagi warga panti asuhan diprakarsai oleh Badan Pengurus Wilayah KKSS Provinsi Jambi bersama Yayasan Al Arafah. Istimewanya pelaksanaan buka puasa ini, menunya bukan disediakan oleh panitia.
Penceramah Hasbullah MA menjelaskan, jika ingin umur panjang dan murah rezeki, kuncinya hanya satu, sebagaiamana hadits Rasullullah SAW, menjaga hubungan tali silaturrahim. Silatuttahim itu menghubungkan kembali hubungan yang terputus.
Hasbullah menjelaskan, orang yang dicap sebagai pendusta agama adalah orang yang melaksanakan perintah-perintah agama, tapi suka menghardik, menghina, menyingkirkan dan menjauhi anak yatim.
Rasululln bersabda : “barang siapa yang membelai kepala anak yatim dan tidak membelainya, kecuali karena Allah SWT, dan barang siapa berbuat baik pada anak yatim yang ada dalam tanggungannya, maka aku dan dia di surga bagaikan dua jari tangan, akan selalu bersamaku di surga”.
Hadir dalam acara itu anak-anak dari 12 panti asuhan di Kota Jambi, satu dari panti asuhan Kabupaten Muaro Jambi dan orang-orang tua yang tinggal di panti jompo. (infojambi.com/HMS)






