Dalam pengukuhan tersebut gubernur didampingi Wakil Gubernur, Kapolda, Danrem 042/Gapu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi dan Sekda Provinsi Jambi.
Gubernur mengatakan, makna dari diadakannya kegiatan pengibaran bendera pusaka pada HUT kemerdekaan RI untuk memupuk rasa nasionalisme bagi kalangan muda. Selain itu juga untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan patriotisme di kalangan siswa.
Dalam menjalankan tugas pengibaran duplikat bendera pusaka pada 17 Agustus, gubernur mengingatkan para peserta pengibar bendera agar mempersiapkan diri dengan baik, membangun persatuan, menjaga kesehatan dan konsentrasi dengan baik.
Gubernur menghimbau para peserta pengibar bendera untuk membuka diri terhadap peningkatan kemampuan dan kualitas diri guna menghadapi tantangan zaman.
Menurut Gubernur, para peserta paskibraka merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Mereka merupakan kader masa depan. Mereka sudah teruji mental dan ideologinya.
Gubernur mengucapkan terimakasih kepada instansi yang telah membina dan mendidik peserta paskib. Seleksinya panjang dan ketat. Kabupaten dan kota mengirim peserta-peserta terbaiknya.
Ada dua orang anggota paskibrakan Provinsi Jambi yang berangkat ke Jakarta mengikuti paskibraka tingkat nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Drs Satria Budhi MM didampingi Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga, Muntaz, menjelaskan, proses seleksi paskib dimulai dari masing-masing kabupaten/kota. Mereka diseleksi dispora kabupaten/kota dan kemudian dikirim ke provinsi.
“Hasil seleksi di kabupatan/kota ada 80 orang. Jumlah itu tidak dibatasi, silahkan sebanyak mungkin. Yang lolos 56 orang, dua orang dikirim ke Jakarta, dan 54 orang di provinsi. Durasi latihan 20 hari, pagi, siang dan malam. Mereka diinapkan di LPMP,” terang Satria Budhi.
Dua orang perwakilan dari Provinsi Jambi untuk paskib tingkat nasional, satu orang laki-laki, Aldi Ramadhan Fauzi dari SMA Negeri 3 Kota Jambi, dan satu orang perempuan, Lisa, dari SMA Negeri 1 Rantau Rasau, Tanjabtim. Orangtua keduanya diundang ke Jakarta untuk menghadiri pengukuhan paskib tingkat nasional. (infojambi.com/HMS)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee
