“Bekerja tanpa pamrih dan ikhlas,” itulah konsep hidup yang selalu dijalankan pria ramah dan murah senyum ini, dalam meniti pendidikan dan karir, saat infojambi.com menyambanginya di ruang kerjanya baru ini.
Diceritakan pria kelahiran Ulu Gedong Kota Jambi ini, dirinya harus berjuang keras agar dapat menjadi kebanggaan keluarga. Karirnya dimulai sebagai PNS dengan status tugas belajar di Bandung pada tahun 1978, kemudian sebagai pengajar pada Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan golongan II b.
Untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya sebagai guru, pria kelahiran 1957 ini mengikuti pendidikan Strata D2 di Sekolah Guru Luar Biasa (SGRLB) Bandung.
”Untuk membantu biaya pendidikan saya nyambi jual telur di Pasar Caringin setiap pagi, dari tahun 1979 hingga 1981,” kenangnya.
“Alhamdulillah, pendidikan D2 saya berjalan lancar, meski pernah kehabisan ongkos, saya harus merelakan baju pramuka kesayangan untuk dijual sekedar bertahan hidup,” tutur Alumnus SDI Asy’ad 1971 itu.
Tidak puas hanya mengantongi ijazah strata D2, tamatan SMP 3 Sekoja 1974 ini, mengikuti kuliah S1 bidang pendidikan di Universitas Nusantara (Unnus) Bandung dari tahun 1983 hingga 1985, seraya terus mengajar.
Sekian tahun mengabdi di SLB Bandung dan belajar 14 tahun di negeri orang, pada tahun 1994, suami tercinta Kasmedawati ini kembali ke kota asal sebagai pengajar di SLB Srisoedewi hingga menduduki jabatan puncak sebagai Kepala Sekolah pada tahun 2003.
Jeda waktu mengabdikan diri di SLB Srisoedewi hingga tahun 2006, pada tahun 2000 alumnus SPG LPMP angkatan 1977 ini menyelesaikan pendidikan S2 dengan konsentrasi ilmu Administrasi Pendidikan di Universitas Hamka Jakarta.
Bintang terang mulai menaungi putra kesayangan pasangan Muhamad dan Rogaya ini. Pada tahun 2006 dirinya dipercaya menduduki jabatan eselon III di Dinas Pendidikan Kota Jambi sebagai Kepala Bidang Kebudayaan, Kabid Tekhnis pada tahun 2007 dan Kabid Tata Usaha dari tahun 2008 hingga 2009.
Sempat menjalani status nonjob selama sembilan bulan, tahun 2010 akhirnya ayah tiga orang anak ini, dipercaya kembali sebagai pejabat eselon III di Dinas Perhubungan sebagai Kepala Bidang Angkutan Udara dan Sungai dan sebagai Kepala Bidang Operasi pada tahun hingga 2011.
”Disinilah perlu sekali keikhlasan dalam bekerja tanpa pamrih, Alhamdulillah 2012 ini saya dipercaya Pak Wali sebagai Kadisdik Kota” jelasnya.
Ketika ditanya apa saja yang menjadi target 100 harinya sebagai nakhoda pendidikan Kota Jambi, sambil senyum pria yang memelihara kumis ini akan melakukan koordinasi internal dan menekankan disiplin di jajarannya.
”Koordinasi dan disiplin mudah-mudahan akan menjadi awal kinerja Disdik yang lebih baik,” pungkas pria penyuka olah raga tenis ini.(infojambi.com/HRY)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee
