“Kami ingin warga nyaman menghadapi lebaran nanti,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Tanjabbar, Junaidi Tanjung, Jum’at (10/8).
Dari pendataan dishub, sebanyak 74 angkutan umum siap dioperasikan. Sejumlah PO telah melakukan penambahan armada.
”Kami sudah cek seluruh PO dan minta stand-by saat lebaran. Kami sudah koordinasi dengan pihak Damri. Kalau masih kurang juga kami akan minta bantuan bus Unja,” kata Junaidi.
Dishub Tanjabbar bersama instansi terkait juga menyiapkan lima pos lebaran. Pos itu terletak di Pelabuhan Marina, Simpang BNI, SBPU Betara, SPBU Merlung dan SPBU Batang Asam. Pos tersebut bekerja selama 24 jam.
Selain itu juga disiapkan informasi seputar wilayah Tanjabbar bagi pemudik luar daerah. Petugas juga akan mengawasi arus lalu lintas demi menghindari adanya kecelakaan.
Mengenai kenaikan ongkos, menurut Junaidi, pihaknya belum menerima surat edaran soal kenaikan ongkos angkutan lebaran. Dari pantauan sementara, kondisi penumpang masih normal.
”Sekarang memang belum ada lonjakan penumpang. Kalaupun ada lonjakan, tidak signifikan seperti di daerah lain,” papar Junaidi.
Seorang supir angkutan, Roy, mengatakan, tahun lalu gejolak penumpang terjadi seminggu menjelang lebaran. Dia tidak menampik lonjakan penumpang akan terjadi pada waktu yang sama.
”Sekarang masih normal. Biasanya seminggu menjelang lebaran baru ada peningkatan penumpang, seperti dari Batam ke Jawa,” sebut Roy. (infojambi.com/DAM)






