Hal ini ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Yusniana Hasan Basri, Senin (29/7), seusai membuka Sosialisasi dan Koordinasi Program Rumah Pintar se-Provinsi Jambi, yang dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Jambi.
”Saya sangat bahagia dan bangga hari ini, karena hari ini hadir Sekretaris Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Ibu Rosi Anton Apriantono, yang langsung menjelaskan tentang rumah pintar, karenanya saya sengaja mengundang para istri Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi untuk mengikuti sosialisasi dan koordinasi tentang Rumah Pintar ini, ” ujarnya.
Diharapkan para Ketua TP PKK dalam Provinsi Jambi dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di daerahnya masing-masing dengan tujuan memberdayakan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat sejahtera.
Rumah pintar harus aktif, penuh dengan kegiatan. Kalau tidak aktif dan miskin kegiatan, tentu saja akan menjadi rumah bodoh. Oleh karena itu pula, Ketua TP PKK Provinsi Jambi menghimbau kepada para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota dan para pengelola rumah pintar, untuk pandai-pandai menggali daya kreaktivitasnya, agar rumah pintar bisa berkembang lebih luas, sehingga kehadirannya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sedangkan Sekretaris Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIP), Rosi Anton Apriantono, dalam paparannya menyampaikan, bahwa Rumah Pintar ini keberadaannya diawali dari ide dan pemikiran Ibu negara untuk mewujudkan mastarakat berpengetahuan, masyarakat sejahtera (welfare society) dan masyarakat yang beradab (civized society). Saat ini di Indonesia sejak diluncurkannya program Indonesia pintar tahun 2005 lalu, sudah terbangun sebanyak 292 unit rumah pintar di seluruh Indonesia.
Selain rumah pintar, kita juga sudah meluncurkan 150 unit mobil pintar termasuk motor pintar sebanyak 404 unit, kapal pintar tiga unit beroperasi, di sungai Kapuas, sungai Mahakam, Kalimantan dan kepulauan Maluku, bebernya. (infojambi.com/HMS)






