KOTAJAMBI - Gubernur Jambi, H. Hasan Basri Agus menyatakan, pondok pesantren adalah aset masyarakat untuk pembangunan dan  peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pernyataan tersebut dikemukakannya dalam Haul dan Syukuran 29 Santri Santriwati Hafal Al-Qur'an, bertempat di Pondok Pesantren Mubaraq Tahtul Yaman, Seberang Kota Jambi, Sabtu (19/5).

Dalam sambutan dan arahannya, HBA mengatakan, pondok pesantren adalah aset daerah, aset pemerintah, dan aset masyarakat, yang berguna dalam pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia.

Maka dari itu, lanjut HBA, seyogianya keberadaan pondok pesantren didukung dan dibina dengan baik, bukan hanya oleh para pengurus pondok pesantren, tetapi juga oleh pemerintah dan masyarakat.

HBA mengucapkan terimakasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh para pengurus, para guru, dan para santri, sembari menghimbau mereka untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya. HBA menyatakan selamat kepada santri santriwati yang telah hafal Al-Qur'an.

Selain itu, HBA mengapresiasi kedatangan Gubernur Riau, yang dikatakannya sebagai bentuk kepedulian yang sangat tinggi terhadap pembangunan kerohanian.

HBA kemudian mengapresiasi upaya dan perjuangan yang dilakukan seluruh jajaran Pondok Pesantren Mubaraq, yang dengan segala tantangan dan segala keterbatasan yang dihadapi, bisa mendidik para santri santriwati dengan baik.

Terkait permintaan-permintaan yang diajukan oleh pimpinan Pondok Pesantren Mubaraq, HBA menyatakan, "Insya Allah akan menjadi perhatian kami." (infojambi.com/rilis humas)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait