MUARABUNGO — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi minta masyarakat berhati-hati membeli produk halal, namun mengandung bahan-bahan berbahaya.
“Hampir semua produk yang beredar saat ini yang biasa dikonsumsi setiap hari mengandung zat berbahaya, seperti formalin dan borak,” ujar Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof H Mukhtar Latief, dalam acara sosialisasi produk halal dan kerukunan antar umat beragama, di ruang pola Kantor Bupati Bungo, Jum’at (10/8).
Dicontohkannya, makanan tradisional buah beluluk yang diambil dari batang aren telah banyak mengandung pengawet berbahaya. Ada bahan pengawet sehingga tahan lama dan tidak busuk.
Bahan pengawet juga ditengarai telah melanda beras yang merupakan makanan pokok sehari-hari. Beras yang setiap hari dimakan juga dicampur dengan zat pemutih biar bening.
MUI mengajak masyarakat berhati-hati dalam membeli produk makanan. MUI juga minta BPOM terus melakukan pengawasan.
Wakil Bupati Bungo, H Mashuri, dalam arahannya saat membuka sosialisasi, membenarkan kondisi yang sering terjadi di lapangan seperti pemaparan MUI Jambi tersebut. Jangankan produk yang belum mendapat sertifikat halal, yang halal, seperti ayam bisa saja tidak halal lagi jika tidak diolah dengan baik, seperti proses penyembelihannya.
”Sosialisasi ini sangat penting. Saya berharap kepada kita semua untuk bersama-sama mendengarkan isi sosialisasi ini,” ajak Mashuri. (infojambi.com/MUB)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
