MUARATEBO — Banyaknya kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Tebo yang mengemplang pajak ditanggapi Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) ketika melakukan kunjungan kerja ke Tebo.
“Tindakan tidak mau membayar pajak harus ditertibkan dan seluruh tunggakan harus diselesaikan,” tegas Gubernur pada wartawan, Selasa (10/7), di rumah dinas Bupati Tebo.
Menurut Gubernur, permasalahan pajak bukanlah masalah yang sulit untuk diselesaikan seorang kepala daerah. Cukup hanya dengan melakukan pengecekan terhadap sejumlah kendaraan dinas.
“Gampang kok mengeceknya. Bupati pun bisa menyelesaikannya, apalagi pejabat yang tidak bayar, kecuali orang umum,” ujar HBA.
Mantan Bupati Sarolangun ini mengungkapkan, kesulitan menyelesaikan tunggakan pajak hanya ada di bagian umum. Tapi pihaknya akan membantu bagian umum dengan mengecek dan memberi laporan pada kepala daerah terkait kendaraan yang belum bayar pajak.
Dijelaskan, aturan terhadap wajib pajak kendaraan dinas dalam waktu dekat akan dilakukan revisi. Sebelumnya pajak kendaraan ditanggung bersangkutan melainkan akan ditanggung APBD.
“Aturan terakhir, mobil pemda harus pakai dana pemda, tidak boleh yang bersangkutan,” jelasnya.
Seperti diketahui, sejumlah kendaraan dinas Pemkab Tebo belum melunasi tunggakan pajak ke negara. Keterlambatan pembayaran pajak sangat beragam, mulai dari keterlambatan satu bulan sampai enam bulan, bahkan ada yang menunggak sampai empat tahun. (infojambi.com/TBO)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
