images/los.jpgimages/los.jpgMUARASABAK – Meski bagus dan telah diresmikan, Los di pasar tradisional Parit Culum masih sepi. Pedagang enggan menempati los yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur tersebut karena sepinyaminimnya transaksi jual beli. Terlihat los hanya ditunggui oleh satu pedagang Emas saja.

"Enak jualan di luar sini, karena dua kali kami jualan di dalam (bangunan -red) barang kami tidak laku,"  ujar Sodia, salah satu pedangan sayuran di pasar Pemkab Tanjabtim Kamis (2/8).

"Ya itu tadi,selain barang tidak laku tempatnya juga sempit untuk bongkar muat barang dagangan," tambahnya.

Terpisah dikatakan Supri, salah satu pedangan ayam yang sudah belasan tahun berjualan di pasar kalangan,  ketika Pasar Kalangan Parit culum dengan pasar Kelurahan Talang Babat dijadikan satu tempat, mereka sempat berjualan di Los bangunan tersebut.

"Tapi hanya dua kali pasaran  saja, karena kami pedagang ayam termasuk sembrono untuk melakukan pembersihan lokasi los," tandasnya.(infojambi.com/HIP)
 

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait