SAROLANGUN - Operasi pasar yang digelar Disperindagkop kabupaten Sarolangun di 10 kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun mendapat respon positif dari masyarakat. Tingginya antusias masyarakat dalam melakukan pembelian sembako yang dijual menjadi tolok ukurnya.

Kabid Perdagangan Disperindagkop Sarolangun, Mahmud Al Husairi, menjelaskan, barang-barang yang dijual oleh tim operasi pasar Perindagkop lebih murah jika dibandingkan dengan harga barang di pasar. Misalkan, gula pasir hanya dijula Rp 9 ribu per kilo gram, sedangkan harga  gula pasir di pasar Rp 13 ribu.

"Barang-barang yang dijual oleh tim operasi pasar di masing-masing kecamatan laris manis di serbu oleh  warga, yang mana dalam hal ini sebagai konsumen alias pembeli," jelas Mahmud Al Husairi.

Mahmud menambahkan, selama belangsung kegiatan operasi pasar ini, kerap ditemukan masukan dari masyarakat yang minta agar operasi pasar digelar di masing-masing kecamatan dilakukan secara rutin tiap minggu. Tapi Mahmud menyayangkan jika jadual kegiatan operasi pasar dirancang dalam program Prindagkop, dijatahkan hanya satu kali untuk satu kecamatan.

"Dengan tingginya antusias masyarakat terhadap operasi pasar, makahal ini aka dijadika sebagai bahan  masukan Perindagkop, artinya untuk kgiatan operasi pasar akan datang, maka Perindagkop akan melakukan  penambahan teradap stock barang yang akan di jual di kegiatan operasi pasar," katanya. (infojambi.com/RDY)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait