Banner Tanjabtim Baru Nian

Kip Jambi Baru

IKLAN GRATIS : Dijual tanah 60 tumbuk, lokasi Simpang Sungai Duren, harga 4 juta per tumbuk (nego) HP : 081366590498 # Dijual laptop ASUS, PROCESSOR DUAL CORE 1,87 GHz, DVD–RW RAM 1 GB, HARDISK 300GB, Harga RP 2.500.000-{NEGO dikit} hubung : 08978719333/085266540091 # Terima kosan pria, lokasi samping kampus Unja Mendalo, Sarana lengkap, Hub : 081366010436 #

Rumahweb Hardiknas

Heri Juanda SH, anggota Komisi II dari Dapil Merlung dan Tungkal Ulu (Mertulu) mengatakan, pada 2009 laporan PetroChina ke Pemkab Tanjabbar terdapat 161 sumur minyak, dengan jumlah sumur produksi sebanyak 60 titik.

Kemudian data di ESDM Pusat, pada 2010 tercatat 35 sumur, dengan jumlah sumur produksi sebanyak 4 titik. Pada 2011, Tanjabbar kebagian Dana Bagi Hasil (DBH) dari 4 sumur produksi sebesar Rp 271 miliar.

Heri melanjutkan, data tersebut berubah di tahun 2011. Terhitung 5 Desember 2011 PetroChina Ltd melaporkan data ke Pemkab Tanjabbar dengan jumlah sumur seluruhnya 183 titik, tapi hanya 93 sumur yang berproduksi.

Kemudian laporan terakhir per 31 Desember 2011, PetroChina kembali melaporkan jumlah sumurnya, bertambah menjadi 186 sumur dengan jumlah sumur produksi sebanyak 83 titik. Lifting di ESDM Pusat juga masih berbeda dengan laporan PetroChina ke Pemkab Tanjabbar.

Heri mengatakan, tidak tertutup kemungkinan DBH Tanjabbar dari produksi migas di PetroChina mencapai puluhan triliun. Empat sumur produksi saja DBH yang diperoleh mencapai Rp 271 miliar. Bagaimana kalau 83 sumur produksi ?

Pantauan infojambi.com, rapat dilakukan di ruang paripurna DPRD Tanjabbar. Dari PetroChina tampak hadir Manager Lapangan Hari Nugroho. SKPD yang diundang antara lain Dinas ESDM, BLHD, BPN, KPPT, Bagian Hukum dan Bagian Ekonomi Pemkab Tanjabbar.

Sekretaris Komisi II DPRD Tanjabbar, Megawatina Sihotang, menambahkan, yang perlu diperhatikan adalah dampak lingkungan dari aktivitas eksploitasi minyak dan gas di Tanjabbar.

Informasi dari PetroChina menyebutkan, areal kerja perusahaan gas terbesar di Tanjabbar itu diaudit oleh BP Migas dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Menurut Megawatina, seharusnya ada perusahaan lingkungan internasional yang mengaudit perusahaan tersebut.

“PetroChina sudah perusahaan internasional. Harusnya yang mengaudit lingkungannya adalah perusahaan setaraf internasional. BP Migas dan KLH juga diperbolehkan mengaudit,” ujar Megawatina.

Asisten Ekbang Pemkab Tanjabbar, Mukhlis, baru-baru ini menyatakan DBH yang mengacu pada data 2010 sempat dipertanyakan pemkab ke BP Migas. Jawaban BP Migas waktu itu ada kesalahan entry data. Sekarang masalah itu masih dalam tahap pengkajian. (infojambi.com/DAM)

BERITA TERBARU

21-05-2013, 19:21
20-05-2013, 21:42
19-05-2013, 21:54
17-05-2013, 23:30
17-05-2013, 17:12

OPINI

Opini Asrori

PROFIL

Rusdi Profil

E-PAPER INFOJAMBI KORAN

Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption
Image Caption

Stiteknas Jambi

Ban Tanjabbar Baru Nian

NASIONAL

article thumbnail

JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) era Chatib Basri yang baru saja menggantikan Agus Martowardoyo yang menjad [ ... ]

POLITIK

article thumbnail

KERINCI - Lingstrong yang merupakan wakil ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kerinci termasuk dalam daftar usulan [ ... ]

HUKUM & KRIMINAL

OLAHRAGA

Jambiniaga | Jual untung beli beruntung

Cerpen Puisi BannerBanner Iklan Gratis

Iklan Tebo

Banner Bnn Narkoba

PERISTIWA

KESEHATAN

EKONOMI DAN BISNIS

WANITA

Banner Pemkot Jambi Baru

Batanghari Iklan Kanan Baru

Ahuat Nasdem Iklan

Banner Sarolangun Baru Nian Jok

BUDAYA DAN WISATA

TREN DAN TEKNO

article thumbnail

JAKARTA - Layanan Blackberry Massenger (BBM) pertengahan tahun 2013 akan tersedia untuk Android dan iOS. Informasi ini dis [ ... ]

PARIWARA

article thumbnail

SAROLANGUN — Bupati Sarolangun, H Cek Endra, didampingi Ketua TP PKK Sarolangun, Hj Rosita Endra, melakukan panen pe [ ... ]

AGAMA

PENDIDIKAN

CITIZEN JOURNALISM

article thumbnail

REFORMASI birokrasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak berjalan maksimal. Setiap kedeputian di tubuh BPN berjalan sendiri-sendiri  [ ... ]

Celoteh Mat Sulo

# KALANGAN BERPENGARUH RAME-RAME NYALEG
= Kapan lagi, Jok ! Mumpung ado kesempatan...

# PELABUHAN SAMUDERA SEGERA DIBANGUN
= Kito punyo laut, tapi dak katek pelabuhan...

# CHANDRA TAK MAU JADI SEKDA LAGI
= Nah ? Ado apo pulo ?...

# WARGA SAD DEMO ASIATIC LAGI
= Diurus lah, Jok...

Buronan Mobil Rental Baru

Ij Tv Logo Baru Nian