Alamsyah, warga RT 06 Kelurahan Pandan Jaya, Geragai, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), nekat membacok pamannya lantaran sakit hati karena masalah keluarga. Sedangkan korban mendapat perawatan intensif di RSUD Nurdin Hamzah, Muara Sabak.
Kapolres Tanjabtam melalui Kapolsek Sabak Barat, Iptu Abriansyah Harahap, mengatakan, setelah membacok pamannya, Alamsyah melarikan diri dan membuang barang bukti (BB). Pemuda itu ditangkap di Simpang Garuda, Kelurahan Rano satu jam setelah kejadian.
Setelah tertangkap, Alamsyah dibawa ke lokasi kejadian untuk mencari golok yang dibuangnya. Keterangannya yang berubah-ubah membuat polisi kewalahan. Namun BB akhirnya ditemukan juga.
“BB berupa sebilah parang yang setiap harinya digunakan pelaku untuk membersihkan ikan kami temukan di semak-semak, tidak jauh dari TKP. Tersangka dan BB sudah kami amankan,” kata Abriansyah.
Menurut Abriansyah, tersangka akan dijerat pasal 351 KUHP. Polisi masih mendalami, apakah perbuatan itu dilakukan tersangka dengan sengaja atau tidak.
Tetangga pelaku dan korban, M Siregar, menyatakan tidak pernah mendengar Alamsyah dan Yordiman cekcok. Ia kaget mendengar suara Yordiman menjerit minta tolong dengan tubuh bersimbah darah. Siregar mencoba mengejar Alamsyah, tapi tak berhasil.
“Alamsyah melarikan diri lewat pintu belakang rumah korban sambil membawa parang. Yordiman langsung saya larikan ke RSUD Nurdin Hamzah,” ujar Siregar sembari menunjukkan bercak darah segar di TKP. (infojambi.com/HIP)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

