Indra berangkat dari Malang sejak tanggal 18 Februari 2012 lalu. Ia menempuh rute Malang-Jakarta. Kemudian akan menuju Palembang dan Dumai melintasi Jambi untuk kemudian menyeberang ke Malaysia.
"Aremania Jambi siap memberi dukungan kepada Ebes Indra," ujar Dwi Wahyudi, pria yang dituakan dalam Aremania Jambi Community, di kawasan Kantor Gubernur Jambi, Sabtu (5/5).
Menurut pria bertubuh gempal ini, diperkirakan Indra memasuki wilayah Jambi pada Senin pagi (7/5). Aremania Jambi akan bertemu dengan Indra saat istirahat di SPBU.
Dwi menjelaskan, saat ini ayah dari empat orang anak tersebut bersama dengan salah seorang rekannya Poedji.
Indra berangkat dari Malang sejak tanggal 18 Februari 2012 lalu. Ia menempuh rute Malang-Jakarta. Kemudian akan menuju Palembang dan Dumai untuk kemudian menyeberang ke Malaysia.
Indra Azwan (53) adalah seorang pencari keadilan atas kasus tabrak lari yang menimpa anaknya, Rifki Andika (12), pada 1993 silam. Pelakunya, Lettu Pol Joko Sumantri, hingga kini tidak diadili.
Presiden SBY pernah menjanjikan akan menindaklanjuti kasus anak Indra. Namun, dua tahun berselang, kabar menggembirakan tak kunjung datang.
Indra sudah tiga kali berjalan kaki dari Malang hingga Istana Negara. Aksi pertama dimulai 9 Juli 2010 dan tiba di Istana Negara 22 hari kemudian.
Aksi kedua dimulai 27 September 2011 melalui jalur selatan. Aksi ketiganya pada 18 Februari 2012. Pada 18 Maret lalu, Indra tiba di Jakarta. Ia pun lantas memulangkan Rp 25 juta yang diberikan oleh pihak Istana Negara. (infojambi.com/WAN)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

