Seorang petani, Nayu, yang temui infojambi.com saat sedang menyemprot sawahnya, mengatakan, warga Penyengat Rendah sudah memasuki musim tanam baru. Namun saat ini mereka masih dalam babak membajak sawah dan membersihkan lahan serta membibit anak padi.
Nayu khawatir anak padi yang akan ditanamnya nanti mati dimakan keong. Apalagi jumlah keong semakin hari semakin banyak. Bahkan mungkin hasil panen padi tahun ini semakin sedikit saja akibat serangan hama keong.
“Dulu sayo dapat hasil panen cuma 10 karung dari 7 tumbuk sawah sayo. Racun pembasmi keong sampai hari ini sayo dak punyo. Terpakso dikutip tiap hari sampai maso tanam tibo. Maunyo adolah bantuan racun dan pupuk dari pemerintah,” ujar Nayu. (infojambi.com/RDW)






