Peristiwa init terjadi di SDN 19 Kelurahan Pasar Muara Tembesi, Selasa (22/5). Informasi yang diperoleh InfoJambi.com kejadian sendiri berawal, ketika Eka (anak kandung Zaini) berkelahi dengan teman satu sekolahnya Wisnu, yang tidak lain anak dari Jhon.
Karena ingin mendamaikan, pihak sekolah melakukan pemanggilan terhadap kedua orang wali murid itu. Sayang, niat baik yang ingin dilakukan pihak sekolah berubah menjadi bencana. Sekitar pukul 12.00 Wib Selasa (22/5), pemanggilan berakhir dengan peristiwa berdarah. Zaini, ditusuk sebanyak tiga kali oleh pelaku Jhon.
Akibat kejadian tersebut, Zaini, langsung dilarikan RSUD Hamba Muarabulian untuk mendapat perawatan insentif, karena mengalami luka-luka cukup serius di sekujur tubuhnya dibagian belakang.
Menurut penuturan Eka yang juga merupakan saksi mata pada saat kejadian penusukan ayahnya menyebutkan, ayahnya telah ditusuk pelaku dari belakang di ruang kantor sekolahan mareka.
"Bapak ditusuk dibelakang, dihadapan guru -guru lainya," ucap sang anak yang masih duduk dibangku kelas 3 SD itu.
Diceritakanya, keributan antara teman satu sekolahanya tersebut bermula rebutan bola yang saat itu dipegang oleh Eka. Karena tidak beri, Wisnu meminta dengan usaha paksa.
"Wisnu memaksa merebut bola yang ada di aku, karena tidak aku beri, Wisnu memukul kepalaku, dan karena banyak yang lihat kami dilaporkan, kemudian dipanggil orang tua,” terangnya.
Ditempat yang sama Istri korban, Linda, menyebutkan, pelaku tidak lain adalah masih tetangga kampungnya dan orang yang sudah mareka kenal. Bahkan, istri pelaku masih satu kampung dengan mareka.
"Pelaku orang yang kami kenal, Ini sebenarnya masalah anak," ungkapnya yang masih sedih dengan peristiwa naas tersebut.
Sementara, Dr. Ev, dokter RSUD Hamba Muarabulian usai melakukan pemeriksaan terhadap korban menjelaskan, korban mengalami tiga tusukan yakni, dibagian rusuk sebelah kiri, pundak sebelah kiri dan lengan atas sebelah kanan.
“Yang dikawatirkan hanya bagian rusuk, karena ditakutkan akan membahayakan paru-paru korban tapi ini masih dalam pemeriksaaan,” sebutnya.
Sementara Kapolsek Muara Tembesi, AKP. Mas Edi, membenarkan peristiwa terebut. Menurutnya, kemarahan Jhoni dikarenakan anak tersangka telah dipukuli oleh anak korban (Zaini).
"Iya, tersangka yang tidak terima anaknya dipukul langsung marah dan melakukan hal tersebut,” tandasnya singkat. (infojambi.com/ADE)



# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

