“itu uang anak pertama saya, dia kerja dan ngasih uang ke saya untuk pendaftaran adiknya sekolah, tapi uang 2 juta itu saya pakai untuk beli shabu, karena saya tidak punya uang karena tidak bekerja,” aku Joni.
Bapak enam orang anak itu disergap anggota Satuan Narkoba Polresta Jambi di rumahnya, jum’at (18/05) sekitar pukul 10.00 wib. Ketika tiba dirumah Joni, polisi mendapati tersangka sedang asik mengkonsumsi Shabu, tersangka berhasil ditangkap setelah sebelumnya sempat lolos dari sergapan petugas.
Kasat Narkoba Polresta Jambi, AKP Witri Haryono membenarkan penangkapan tersangka. “kami melakukan penyergapan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, saat itu tersangka kedapatan sedang mengkonsumsi shabu, tapi saat petugas tiba tersangka berhasil kabur dan berhasil ditangkap sore harinya,” ujarnya, selasa (22/05).
Witri menambahkan, dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti empat paket shabu, satu buah timbangan digital merek acis, seperangkat alat hisap shabu-shabu (bong), satu unit HP nokia 6300, satu tas berwarna cokelat.
“barang bukti yang disimpan di dalam tas sempat dibuang saat tersangka kabur, tersangka akan dijerat dengan UU korupsi” tambah Witri.
Selain Joni, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain dalam kasus yang sama, yaitu Jekson Nasution (32) warga Jl. Patimura No. 03 Kel. Kenali Besar Kec. Kota Baru. Pria yang berprofesi sebagai tukang bengkel itu ditangkap jum’at (18/05) sekitar pukul 22.00 wib dirumahnya saat sedang bersantai.
Dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti empat paket shabu-shabu, dua unit HP Nokia dan merek Venera, seperangkat alat hisap shabu-shabu (bong), satu buah tas pinggang hitam merah, satu dompet kulit warna cokelat, satu kotak bungkus rokok Marlboro.(infojambi.com/ALD)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

