Harimau berumur 2 tahun berjenis kelamin perempuan tersebut dievakuasi oleh BKSDA Provinsi Jambi, dengan menggunakan kandang besi yang kemudian diserahkan ke pihak kebun binatang taman rimba untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan. Butuh perjuangan keras dari tim evakuasi lantaran beratnya medan yang harus ditempuh.
Meski dengan kondisi seperti itu, harimau sumatera tersebut masih memperlihatkan naluri liarnya, saat hendak dimasukan kedalam kadang dikebun binatang, binatang yang sempat menjadi maskot Hari Pers Nasional di Jambi tersebut ingin menyerang anggota BKSDA.
Kepala BKSDA Provinsi Jambi, Tri Siswo Raharjo mengatakan, pihaknya akan menyelidiki apakah benar harimau tersebut masuk kedalam jebakan babi atau jebakan tersebut sengaja dipasang oleh pemburu hewan yang populasinya hampir punah itu.
“menurut penuturan warga sekitar, jebakan itu untuk menangkap babi hutan, tapi ternyata yang kena harimau. Nanti akan kami selidiki lagi, yang jelas untuk selanjutnya kami akan menghancurkan jebakan yang dibuat warga jika ditemukan,” ujar Tri Siswo, senin (28/05).
Hewan yang termasuk dalam binatang dilindungi itu erhasil dievakuasi setelah ditembak bius oleh tim yang terdiri dari BKSDA dan penjaga TNKS, setelah sebelumnya sempat berhasil lepas dari jeratan warga dengan kondisi dua jarinya putus.
“setelah ditangani medis nantinya akan dilihat lagi apakah binatang yang hampir punah itu akan ditempatkan selamanya dikebun binatang atau dilepaskan kealam liar,” imbuh Tri Siswo.(infojambi.com/ALD)





# PENEBANG LIAR RAMBAH HUTAN KONSERVASI
= Hari gini masih main kayu ?...
# KORUPSI DI INDONESIA SUDAH SANGAT PARAH
= Kalo mau tegakkan hukum, jangan pandang bulu...
# DOKTER "RIBUT" DENGAN WARTAWAN
= Jangan asal nuduh bae, Dok !!!
# MENKO KESRA BATAL KE JAMBI
= Pak Agung sering nian ke Jambi. Bosan kaleee

