Acara hiburan tersebut dipusatkan di pentas terbuka, di depan rumah pribadi HBA, di Lorong Haji Ibrahim, Telanaipura, Kota Jambi. Puluhan warga, kerabat dan para pejabat tampak menikmati kesenian itu.
Hiburan Rentak Kudo dan lagu-lagu Kerinci sengaja dipersembahkan oleh masyarakat Kerinci untuk pasangan pengantin baru, Diah dan Mezi. Keluarga besar HBA pun terlihat merasa sangat terhibur, termasuk HBA dan isterinya, Hj Yusniana.
Pantauan infojambi.com, puluhan masyarakat dan pejabat asal Kerinci ikut “turun” menari Rentak Kudo diiringi musik organ tunggal dan nyanyian yang dibawakan oleh biduan-biduan asal daerah paling barat Jambi.
Saat Rentak Kudo berlangsung, aroma kemenyan yang sengaja dibakar begitu kentara tercium di hidung. Sampai-sampai ada warga yang takut mendekat, karena tarian Rentak Kudo bisa membuat orang yang menarikannya kesurupan.
“Acara ini cukup menghibur. Keluarga besar HBA mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kerinci yang ikut memeriahkan acara pernikahan putri beliau,” ujar Suhairi, salah seorang bagian dari keluarga besar HBA. (infojambi.com/HER)




