MUARABUNGO — Keberanian Istihar (30), warga Rantau Keloyang, Pelepat, Bungo, yang menyatakan tidak takut pada polisi dan siap dipenjara benar-benar diuji. Preman kampung yang mengajak personil polsek berduel ini akhirnya ditangkap di rumahnya.
Beberapa jam sebelum Istihar ditangkap, terjadi keributan di Kafe Sum, Bukit Apit, Pelepat. Ketika itu Istihar mengamuk dan memukuli Suhator (36), warga Pemenang, Merangin. Salah seorang wanita di kafe itu, Rika (25), juga ikut dipukul.
Tidak lama kemudian personil polsek yang sedang piket datang ke lokasi kejadian. Anggota polisi itu pun diajak Istihar berkelahi. Dengan sesumbar ia mengatakan saya tidak takut pada polisi dan tidak takut dipenjara.
Melihat kejadian itu, anggota polisi tadi melapor pada Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas, Iptu Sutiah Miftah Irawan. Tidak lama kemudian, Kapolsek Pelayang dan Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas mendatangi rumah Istihar dan menerima tantangan preman itu.
Namun sayang, Istihar malah menyerah ketika didatangi polisi. Dasar preman kampung... (infojambi.com/MUB)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
