images/remaja-nakal.jpgMUARASABAK - Belum sempat menikmati hasil curian dengan mencongkel sepeda motor milik warga, empat remaja tanggung keburu diamankan warga. Selain babak belur, dua motor yang digunakan pelaku ikut dibakar massa.
"Keempat tersangka ini melancarkan aksinya ketika warga sedang menjalankan shalat tarawih Kamis (2/8) pukul 21.30 WIB," ujar Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Armawan Suwasono melalui Kapolsek Geragai, Iptu Noval Nanusa Gegoh Desky, Jumat (3/8).
Kejadian di Masjid Baiturrahim Simpang Plabi. Ketika warga sedang menjalankan shalat tarawih, keempat tersangka yakni AMD (21), FMN (19), ATN (19) dan MWT (16) menjalankan aksinya, mencongkel jok motor milik korban, Sugeng Budiarto (22).
"Ketika ditanya oleh saksi tersangka berdalih ingin shalat tarawih. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan oleh warga kepada salah seorang tersangka ditemukan barang milik korban dari jok motor korban," jelasnya.
Merasa kesal, karena kejadian serupa pernah terjadi, saksi ini pun memanggil warga yang kebetulan baru pulang shalat Tarawih. Tidak puas menghajar keempat tersangka, dua motor jenis Honda Revo dan Suzuki Titan yang digunakan tersangka pun ikut dibakar massa.
Dari keterangan sementara yang diperoleh Polsek Geragai, ternyata dari keempat tersangka salah satunya masih berstatus sebagai pelajar. Dan salah satu tersangka pernah terlibat dalam pencurian kabel Telkom di Kecamatan Dendang. Keempat tersangka adalah warga Parit Culum Kecamatan Sabak Barat. Saat ini, lanjut Kapolsek, keempat tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Geragai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Keempat tersangka dapat dijerat ke dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tandasnya.(infojambi.com/HIP)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
