Dalam aksinya para spekulan menggunakan sepeda motor atau mobil dengan tangki standar. Mereka rela mengantri berkali-kali, agar bila ada razia mereka tetap aman.
Modus itu diakui Parmono, seorang penjual bensin eceran yang saban hari mengantri di SPBU untuk membeli BBM. Hal itu dilakukannya sejak muncul rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM. Sejumlah warga lain juga berbuat begitu.
Menurut Parmono, tidak semua penjual bensin eceran yang biasa jualan di pinggir jalan mengantri di SPBU. Banyak pula pedagang eceran yang hanya menunggu di pangkalannya, karena pasti ada saja warga yang menawarkan BBM pada mereka.
Sebagian pengantre di SPBU justeru warga biasa. Mereka sengaja memanfaatkan kondisi saat ini untuk mencari keuntungan. BBM hasil antre di SPBU mereka jual mahal kepada para pengecer dengan harga bervariasi. (infojambi.com/TEO)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
