MUARA BUNGO - Hingga Minggu sore (24/6), kepolisian belum bisa menentukan penyebab keracunan 47 mahasiswi AKBID Amanah Bungo, Jum’at lalu. Ini karena 7 item yang diambil dari mahasiswa mupun kampus itu masih diteliti di Labfor Polri Palembang.

Kapolsek Kota Bungo, AKP M Alfian mengatakan, paling cepat sore ini penyebabnya baru akan diketahui. Namun pihaknya belum menjamin, karena bisa saja ada kemungkinan terlambat.

"Hingga sore ini (Minggu, 24/6) penyebabnya belum bisa diketahui," kata Kapolsek.

Tambahnya, 7 item yang dimaksud seperti muntah kering dan basah korban, kotoran, kencing, air ludah, roti yang diduga sebagai penyebab, makanan dapur kampus dan kertas pembungkus roti dari salah satu toko itu.

Sementara pantauan InfoJambi.com di RS Bersaudara, mahasiswi yang menjadi korban semuanya sudah pulang.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 47 Mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Amanah Muara Bungo keracunan makanan. Bersama dengan puluhan mahasiswa itu, dua orang dosen juga mengalami hal yang sama.

Kejadian ini bermula saat puluhan mahasiswa kebidanan tersebut mengikuti acara pemilihan ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Akbid Amanah di kampus tersebut yang berada di SKB, Muara Bungo, Kamis (21/6).

Setelah acara selesai puluhan mahasiswa tersebut bersama dengan para dosen melakukan makan siang bersama. Makanan disajikan oleh catering yang memang biasa melayani Mahasiswa di asarama Akbid Amanah. Selain itu juga ada makanan dari perusahaan roti di Bungo.

Puluhan mahasiswa ini pada kamis malamnya sebenarnya sudah mengalami muntah-muntah dan mencret dan telah diberikan obat yang tersedia disana untuk mengobatinya.

Namun hingga Jumat pagi, mahasiswa masih merasakan hal yang sama. Barulah pada sore harinya karena kondisi mahasiswa belum juga ada perubahan, pihak Akbid Amanah akhirnya membawa korban ke rumah sakit Bersaudara. (infojambi.com/MUB)