SAROLANGUN - Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Sarolangun mengaku kesulitan mencari pendonor darah, terlebih saat bulan Ramadan.
"Sekarang kita agak kesulitan mencari pendonor, apalagi saat ini bertepatan dengan Ramadan,'' ujar Kepala Markas PMI Sarolangun, Deni Kurnia Rahman, kepada InfoJambi.com, Kamis (2/8).
Selain bulan puasa, menurut pengakuan Deni, tudingan terhadapan PMI saat ini kurang bagus, banyak yang bilang PMI jual darah. Padahal menurut Deni, pihaknya tidak pernah memperjualbelikan darah.
''PMI hanya bertugas mengajak masyarakat untuk berdonor darah dan memfasilitasi masyarakat yang ingin mendonorkan darah, kalau masalah biaya itu urusan pihak rumah sakit. Harapan kami tudingan PMI jual darah tidak ada lagi, PMI cuma organasasi sosial yang tidak mencari keuntungan,'' tambahnya.
Deni juga mengaku berniat menjalin kerjasama dengan media massa seperti surat kabar dan radio yang ada di Kabupaten Sarolangun. Di media massa itu nantinya dibuat kolom khusus tentang informasi kebutuhan darah. Sehingga bagi yang baca terketuk hatinya untuk mendonorkan darah. (infojambi.com/RDY)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
