JAKARTA - Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ali Masykur Musa, menyesalkan perbaikan jalan ataupun sarana infrastruktur dan transportasi yang selalu dikerjakan mendekati masa lebaran. Fenomena rutin ini terjadi setiap tahun.

“Seharusnya proyek-proyek terkait pelayanan publik mendapat prioritas. Jangan baru dilaksanakan menjelang mudik,” ujar Ali Masykur Musa didampingi Kepala Stasiun Gambir, Edy Koeswoyo, seusai memberi bingkisan pada calon penumpang Kereta Argo Anggrek Jakarta - Surabaya, di Stasiun Gambir, Jakarta.

Menyinggung masalah santunan kecelakaan, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) itu menyarankan pihak PT Jasa Raharja agar bertindak cepat dalam merespon berbagai kecelakaan lalu lintas.

“Kalau perlu Jasa Raharja merespon 24 jam menjelang makin dekatnya lebaran,” ujar Ali.

Dis isi lain, Ali minta santunan pada keluarga korban kecelakaan lalu-lintas diberikan secepatnya. Jangan sampai menunggu, apalagi dipersulit.

Kepala Stasiun Gambir, Edy Koeswoyo, mengakui, hingga H-7 lebaran belum ada lonjakan penumpang yang signifikan. Suasana stasiun masih normal. Kalaupun ada kenaikan, belum terlalu signifikan.

Edy menambahkan, anggaran Public Service Obligation (PSO) untuk PT Kereta Api (KA) pada 2012 sekitar Rp 400 miliar perlu ditambah. Transportasi kereta api merupakan salah satu urat nadi pelayanan publik dalam mendukung perekonomian negara.

"Saya kira PSO untuk Kereta Api perlu ditambah, karena ini pelayanan publik yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan," kata Edy. (Infojambi.com/BS)