JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie mempersilakan BK DPR memproses video porno mirip anggota Komisi IX DPR. Sebagai lembaga yang mengawasi kode etik anggota dewan, BK memiliki wewenang penuh untuk mengusut masalah ini. Pengusutan itu pun agar persoalan menjadi terang benderang dan menjernihkan isu.

"Silahkan BK untuk melaksanakan tugasnya, mengusut kebenaran rumor tersebut," kata Marzuki melalui pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (24/4).

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Badan Kehormatan DPR RI M. Prakosa menegaskan pihakya telah mendengar ada video itu. Namun, BK baru akan bersikap setelah mendapat bukti-bukti otentik video cabul yang diduga mirip anggoa DPR dari komisi VI Aria Bima dan anggota komisi IX berinisial KMN.

"BK sudah mendengar ada video porno yang katanya mirip anggota DPR dari Komisi IX, tapi BK belum mendapat foto atau pun video tersebut," kata Prakosa.

Prakosa menambahkan, BK DPR pun menegaskan akan mengambil sikap tegas jika berita itu benar. "Kalau benar. Itu suatu pelanggaran yang berat, sesuatu kasus yang sangat berat. BK memantau perkembangannya dan kebenarannya kan belum diketahui,” katanya.

Video yang sebelumnya ramai di situs kilikitik.net, tapi situs itu kini sudah tidak bisa dibuka. Tapi gambar-gambar itu sempat ada di sejumlah media sosial dan di forum-forum, walau dalam tampilan foto dan sudah diburamkan. Di foto-foto yang beredar, tertulis nama perempuan itu yang merupakan anggota DPR dari PDIP asal daerah pemilihan Kalimantan.

Aria Bima dari FPDI Perjuangan, yang dikenal vokal sekaligus  pengusul hak interpelasi Menteri BUMN Dahlan Iskan membantah dirinya terlibat dalam video porno bersama seorang wanita. "Saya pastikan bahwa saya tidak terkait," kata Aria Bima pada wartawan dalam pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (24/4), seraya mengatakan dirinya masih memantau. (infojambi.com/BS)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait