CpnsMUARA BUNGO - Lagi-lagi perilaku memalukan diperlihatkan oleh oknum PNS di Bungo yang seakan memperlihatkan bahwa dirinya tidak bisa berperilaku disiplin. Hal ini dilakukan saat mengikuti upacara peringatan hari kartini ke-133, hari otonomi daerah ke-16, hari Linmas ke-50 dan hari pendidikan nasional di lapangan upacara kantor bupati Bungo, Senin (7/5).

Kejadian serupa sebenarnya bukan sekali ini terjadi, bahkan hampir setiap peringatan hari besar nasional yang dilakukan pemkab Bungo, sikap indisipliner PNS tersebut selalu terulang. Meskipun di depan barisan mereka masih berdiri dengan rapi bupati, wabup, sekda, unsur muspida dan para kepala SKPD, namun tetap saja mereka tidak mempedulikannya.

Hampir seluruh peserta upacara dari seluruh SKPD membubarkan diri sebelum upacara benar-benar selesai dan saat itu wabup dan rombongan lainnya masih berbaris rapi. Sebagian besar peserta yang membubarkan diri tersebut tepat saat penyerahan piagam dan trophy bagi para pemenang O2SN dan penyerahan piagam kepada PNS lainnya.

Parahnya lagi, saat pembawa acara mempersilahkan pemimpin upacara membubarkan peserta upacara, pemimpin upacara hanya lihat kanan kiri tanpa ada peserta upacara.

Menanggapi hal tersebut, wakil Bupati Bungo H. Mashuri mengaku sangat menyayangkan sikap bawahannya itu. Dirinya mengatakan bahwa, pihaknya selalu menghimbau kepada peserta upacara hendaknya tak membubarkan diri sebelum upacara benar-benar selesai.

“Kita tahu hari panas, tapi saya minta kita saling menghargai. Muspida masih didepan, pimpinan SKPD masih ditempat, tapi mereka (peserta upacara) sudah membubarkan diri. Ini salah satu cermin kedisiplinan PNS kita,” ujar Mashuri. (infojambi.com/MUB)