MUARASABAK – Dana Program Satu Milyar Satu Kecamatan (Samisake) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur baru dapat diterima pada bulan Juli mendatang. Hal ini sesuai dengan jadwal pada triwulan ke-III dan menunggu rincian pengajuan kegiatan dari tiap kecamatan yang mendapat alokasi dana samisake.
“Karena samisake tahun ini dimasukan di Triwulan Ke-III, jadi kita baru bisa jalan pada awal Juli nanti,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Tanjabtim Mustafa Kamal, melalui Kabid Sosial Budaya Desi Herdianti.
Program Samisake yang bersumber dari dana transfer APBD Provinsi Jambi jelas Desi, difokuskan pada enam kegiatan yakni bedah rumah, beasiswa, pembuatan sertifikat tanah gratis, pengadaan roda tiga sebagai alat angkut sampah, pengadaan alat mesin pertanian, dan bantuan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Sebenarnya ada delapan kegiatan, tapi yang dua kegiatan lagi teknisnya dikelola Pemprov. Makanya dana samisake yang kita terima tidak genap satu milyar,” terangnya.
Sembilan kecamatan yang menerima dana samisake tersebut yakni Kecamatan Mendahara, Geragai, Muarasabak Timur, Kuala Jambi, Berbak, Mendahara Ulu, Dendang, Muarasabak Barat, dan Kecamatan Nipah Panjang. Tiap kecamatan mendapat alokasi dana samisake sebesar Rp. 889,148,148, yang bersumber dari dana transfer ABPD Provinsi Jambi tahun anggaran 2012.
“Khusus dana pendamping, realisasinya baru dilaksanakan setelah APBD-P disahkan,” tambahnya.
Guna mengawasi program samisake, pihaknya telah membentuk tim koordinasi, tim pengawasan, serta tim monitoring dan evaluasi tingkat Kabupaten.
“Tim inilah yang nantinya akan berperan aktif dalam pelaksanaan program samisake, agar pelaksanaannya sesuai dengan juknis yang ada. Juknisnya sudah ada, tetapi belum di tandatangani Bupati selaku pemangku kebijakan,” tandasnya. (infojambi.com/hip)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
