KERINCI - Dalam waktu dekat dikabarkan Bupati Kerinci H Murasman akan merobak kabinetnya. Beredar isu, pejabat yang akan duduk diharuskan mengeluarkan dana untuk mendapatkan jabatan.

Pengamat Pelayanan Publik Kerinci, Usmanadi SE sangat menyayangkan beredarnya isu itu. Apalagi kabarnya sampai dikabarkan untuk mendapat jabatan harus membayar sampai puluhan juta rupiah.

Isu yang berkembang menyebutkan, untuk jabatan eselon II harus membayar Rp 80 juta - Rp 100 juta, eselon III Rp 20 juta - Rp 30 juta dan untuk jabatan kepala sekolah sekitar Rp 20 juta.

Usmanadi mengakui untuk membuktikan isu tersebut sangat sulit. Isu itu dapat merusak citra pemerintah Kabupaten Kerinci, sehingga perlu diluruskan. (Infojambi.com/AS)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait