MUARA BUNGO - Sengketa lahan antara warga dusun Sekampil, Kecamatan Pelapat dengan PT Citra Sawit Harum (CSH) mulai menunjukkan titik temu. Perusahaan dan warga sepakat untuk melakukan pengukuran ulang. Itu dilakukan setelah diadakannya masyawarah antara kedua belah pihak yang dimediasi Polsek setempat.
Namun warga menuding, pihak perusahaan sengaja memperlambat proses penyelesaian lahan sengketa tersebut. Sebab, selama tiga tahun, lahan mereka yang diserobot oleh perusahaan itu tidak juga selesai.
“Jumat kemarin kita ada pertemuan dengan pihak perusahaan. Dan blokir jalan yang kita lakukan kemarin telah kita buka, karena dalam pertemuan akan ada pengukuran ulang,” ujar Syafii, Lukman dan Yusri, Minggu (15/7).
Kapolsek Pelepat, Iptu Surya Miftah saat dihubungi, membenarkan adanya pertemuan untuk penyelesaian antara warga Sekampil dengan PT CSH tersebut.
“Ya, kedua belah pihak yang bersengketa telah mengadakan pertemuan untuk penyelesaian,” Kata kapolsek.
Pertemuan dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Balai Kantor Camat Pelepat, Jumat (13/7) lalu. Dalam pertemuan itu, perwakilan warga Syafii, Lukman dan Yusri menyebutkan, bahwa lahan mereka telah diserobot oleh perusahaan.
Sementera, sebut kapolsek pihak perusahaan mengaku, bahwa lahan yang diakui oleh warga tersebut sebelumnya telah ada penyerahan oleh masyarakat.
“Telah ada kesepakatan, kedua belah pihak bersedia mengukur kembali lahan yang dipermasalahkan yang akan dilakukan oleh BPN Bungo,” sebutnya, seraya mengatakan pelaksanaan pengukuran akan dilakukan tiga minggu setelah lebaran tahun ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga yang berasal dari dusun Sekampil, kecamatan Pelepat, kabupaten Bungo, Senin (9/7) sekitar pukul 10.00 WIB melakukan pemblokiran jalan perusahaan milik PT CSH.
Pemblokiran dilakukan lantaran masyarakat kecewa, kebun karet mereka yang berjumlah sekitar 164 hektare digusur perusahaan. Hingga tiga tahun penggusuran dilakukan, ganti rugi dari pihak perusahaan belum juga dilakukan. (infojambi.com/MUB)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
