KOTAJAMBI - Wahana permainan kincir angin pasar malam yang ada dikawasan Puncak, Jelutung Kota Jambi roboh, dan memakan tiga korban, insiden tersebut terjadi Senin malam (6/8).
Kapolsekta Jelutung, Kota Jambi AKP Bastari Yusuf membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan ketiga korban adalah pengunjung yang saat itu sedang menaiki wahana kincir angin tersebut, dan saat ini pihak kepolisian sudah menutup sementara pasar malam pasca insiden tersebut.
Ketiga korban yaitu, Gaisar Mukras (16), warga Mayang yang mengalami luka lecet pada bagian telinga, Sela Pratiwi (17) warga Jl. AM Bafadol, Cepaka Putih, mengalami luka memar dan terkilir bagian tangan kanan, serta Indri Margantari (16) warga Sei. Sawang, mengalami luka serius menderita luka robek pada jari kaki kanan dengan 25 jaitan dan harus dirawat di rumah sakit.
"Ketiga korban dilarikan kerumah sakit DKT Bratanata, mereka adlah pelajar SMAN 4, untuk korban jiwa tidak ada," ujar Bastari.
Indri mengatakan, kejadian tersebut terjadi begitu cepat, tiba-tiba saja kincir angin yang sedang dinaikinya itu patah dan roboh hingga membuat pengunjung histeris ketakutan.
Pengelola permainan pasar malam, Indro Budi (42) yang juga pemilik CV Putra Wisata Ria asal Surabaya, Jawa Timur menjelaskan, ini suatu musibah dan pihaknya selaku pengelola tetap bertanggungjawab kepada para korban.
"Kejadian itu terjadi setelah orang solat tarawih dan pada saat itu ada delapan pengunjung yang naik kincir angin itu yang kemudian tiba-tiba patah dibagian tengah sehingga tidak ada keseimbangan sehingga roboh ketanah," jelas Indro.
Budi mengaku, mereka tidak memiiki asuransi dan baru akan rencana mengurus asuransinya dan musibah ini terjadi.
"Namun kami akan menanggung semua biaya perawatan dan pengobatan para korban," aku Indro.(infojambi.com/ALD)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
