KUALATUNGKAL – Kebakaran lahan kembali terjadi di Desa Mentialo, Kecamatan Betara, sejak Senin (6/8) malam. Akibatnya, sekitar 20 ha, kebun sawit milik warga dan semak belukar  hangus terbakar. Api yang diduga berasal dari punting rokok ini berhasil dipadamkan, Selasa (7/8) sore oleh petugas pengendalian kebakaran lahan dan hutan Dishut Tanjabbar. 

Kepala Dinas Kehutanan Tanjab Barat, Ir H Erwin menuturkan, api begitu tebal, dan sulit dipadamkan oleh petugas. Ada dua titik api, yang ditemukan petugas. 10 ha kebun sawit dan semak belukar, persis di tepi jalan lintas dan 10 ha lagi merupakan semak belukar, berada  di sebelah kanal. Menurut Erwin, kedua titik api tersebut, berada di lahan gambut, sehingga sulit dipadamkan.

“ Kita sudah ekstra, dan kesulitan memadamkan api. Yang pertama kita padamkan, adalah lokasi kebakaran yang berada di tepi jalan, baru lokasi yang di sebelah kanal,” ujar Erwin.

Sebanyak 40 personil Dishut dibantu Polisi Kehutanan diterjunkan guna memadamkan api. Petugas dilengkapi dua unit alat pompa air, untuk memadamkan api. Diperkirakan, lebih dari lima jam, api baru berhasil dipadamkan.

“Yang ditepi jalan itu, asap tebal. Sampai mobil tidak bisa dilihat, karena begitu dekat ke jalan. Kita akhirnya memadamkan api yang berada di tepi jalan, khawatir akan membahayakan pengendara. Baru kita masuk ke dalam kanal,” tandasnya.

Erwin menuturkan, berdasarkan laporan, api berasal dari puntung rokok, saat warga memancing di lokasi tersebut pada Senin malam. Karena musim kemarau, akhirnya api menjalar di areal gambut tersebut.

“Laporan dari camat begitu, karena loncatan api dari warga yang memancing di lokasi,” kata Kadishut.

Demi memastikan sumber api, pihaknya sedang bekoordinasi dengan Polsek Betara. “Masih diselidiki lebih lanjut oleh Polsek Betara,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran lahan juga terjadi di desa Mentialo dan desa Mandala Jaya seminggu yang lalu. Api sempat membakar tiga hektar kebun sawit milik warga dan 6 ha semak belukar. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran lahan tersebut.(infojambi.com/DAM)