KOTAJAMBI — Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jambi, di Lapangan Kantor Gubernur Jambi. Bertindak sebagai komandan upacara, Letkol Inf Dwi Muharto, Kasiterrem o42/Gapu, dan perwira upacara, Letkol CAJ Drs I Wayan Windia, Kasipemrem 042/Gapu.
Rangkaian upacara HUT Kemerdekaan RI diawali dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Effendi Hatta, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Gubernur Jambi, pembacaan do’a oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, dilanjutkan dengan pengibaran dublikat bendera pusaka.
Hadir pada kesempatan ini Wakil Gubernur Jambi H Fachrori Umar, anggota forum komunikasi pimpinan daerah, anggota DPRD Provinsi Jambi, para rektor, para pejabat pemprov, perintis kemerdekaan dan warakawuri. Upacara diikuti oleh perwakilan TNI/Polri, Korpri, Satpol PP, perwakilan organisasi kemasyarakatan, partai politik dan Pramuka.
Pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang bertugas adalah pasukan bangsa, diperkuat oleh 54 pelajar yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, 45 orang TNI, ditambah empat orang dari Denpom. Untuk pembawa baki dipercayakan pada Astrid Aidina Fatma, pelajar dari Kabupaten Merangin, didampingi Indah Khairunisa, pelajar asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sedangkan yang dipercaya sebagai Komandan Paskibraka dari Tim Bangsa, Adittya Dwi Putra, pelajar utusan Kota Sungai Penuh, dan sebagai pengibar duplikat bendera pusaka M Ridwan, pelajar utusan Kota Jambi bersama Iwan Kurniawan juga dari Kota Jambi dan Arjuna utusan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Jambi diawali dengan Pawai Taptu Kamis (16/8) malam, dilanjutkan dengan renungan suci pada pukul 00.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti Kota Jambi. Walapun upacara dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa, namun upacara berjalan hikmat dan sempurna.
Gubernur menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada petugas dan peserta upacara. Selain itu disampaikan pula rasa keprihatinannya, karena saat ini dirasakan rasa kebangsaan semakin berkurang.
”Saya merasa prihatin, karena kemerdekaan yang didapat dengan pengorbanan jiwa raga, tetesan keringat, darah dan air mata para pejuang, dirasakan saat ini rasa kebangsaan itu semakin berkurang,” ujar Gubernur.
Gubernur menghimbau seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah untuk memperingati HUT Ri dengan sebaik-baiknya, sebagai salah satu wujud penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan negeri ini. Sangat disesalkan ada masyarakat yang tidak lagi mau hadir pada peringatan HUT RI, terlebih lagi para aparat pemerintah, apalagi sampai untuk memasang bendera pun tidak mau.
Menurut Gubernur, para pejuang telah berjuang meraih kemerdekaan negeri ini. Tugas masyarakat sekarang mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dengan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sesuai visi Jambi Emas 2015.
Sore harinya, di tempat yang sama dilaksanakan upacara penurunan bendera merah putih. Upacara berlangsung khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar. Upacara itu dihadiri Forkopimda, Sekda Provinsi Jambi, para asisten, staf ahli Gubernur, para kepala SKPD, para perwakilan PNS, perwakilan berbagai instansi dan perwakilan pelajar serta undangan lainnya.
Usai upacara, Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Forkopimda Provinsi Jambi, serta seluruh peserta upacara melakukan buka puasa bersama, di Kantor Gubernur Jambi. (infojambi.com/HMS)
Follow twitter kami @infojambidotcom |
