ilustrasiilustrasiMUARATEBO — Tampaknya himbauan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Tebo agar pelajar SMP tidak melakukan aksi coret-coret seragam sekolah usai Ujian Nasional (UN) tidak digubris. Pasalnya, setelah pelajar SMA melakukan aksi coret-coret seragam pekan lalu, Kamis (26/4), puluhan pelajar SMP di Tebo juga melakukan aksi yang sama.

Pantauan infojambi.com, puluhan pelajar SMP di Tebo melakukan aksi coret-coret menggunakan spidol dan cat semprot. Aksi dilakukan tidak jauh dari sekolah. Setelah melakukan aksi coret seragam, mereka melakukan konvoi di jalan lintas Sumatera menggunakan sepeda motor, membuat pengguna jalan terganggu.

Seorang warga, Iwel, berpendapat, aksi yang dilakukan para pelajar SMP itu sangat memalukan. Tak sepantasnya para pelajar SMP melakukan hal seperti itu, karena mereka masih harus melanjutkan sekolah ke jenjang SLTA.

“Bikin malu saja. Memang anak-anak itu tidak ada keinginan untuk meneruskan sekolah. Baru usai UN dan belum tentu lulus, sudah coret-coret baju,” ujar Iwel saat melihat rombongan pelajar SMP mengendarai sepeda motor melintas di jalan dengan kondisi baju penuh dengan coretan. (infojambi.com/TBO)