Jalan Suakkandis - Desa Simpang. (photo : tasman)Jalan Suakkandis - Desa Simpang. (photo : tasman)KOTAJAMBI - Jalur jalan Desa Simpang - Suakkandis sejak pekan-pekan belakangan mulai ramai lagi dilewati pengemudi kendaraan dari arah Kecamatan Nipah Panjang (Tanjabtim) menuju Kota Jambi atau sebaliknya.

Masyarakat kembali memanfaatkan ruas tersebut sekaitan mulai diperbaikinya kerusakan jalur itu oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi, sejak dua bulan belakang.

“Jalur Suakkandis - Desa Simpang, kini sudah bisa dilewati”, ungkap PPTK: Widodo menjawab Infojambi.com, Kamis (5/7).

Perbaikan dilakukan dengan cara menguruk badan jalan antara 70 s/d 80 cm dari permukaan sebelumnya. Sebelum ditiimbun dan diperkeras pondasinya dilapisi dengan material geotex supaya kedap air sebab jalan di sini melintasi daerah payau atau gambut, sambung Widodo. “Ada sekitar 6 kilometer jalan yang ditangani dengan cara seperti itu”, imbuhnya lagi.

Untuk diketahui, ruas jalan Desa Simpang-Suakkandis, sukar dilewati sejak dua tahun terakhir akibat mengalami rusak di sejumlah lokasi. Rusak terparah terjadi di kawasan Desa Sungai Aur, Kabupaten Muaro Jambi. Badan jalan di tempat ini hancur membubur bak lahan persawahan serta  berlobang lobang cukup dalam di banyak tempat.

Disebabkan jalan rusak, masyarakat  kawasan delta Berbak meliputi: kecamatan Rantau Rasau, Nipah Panjang, Sadu dan Berbak yang semula bepergian ke Jambi lewat jalan ini. Akhirnya kembali beralih menggunakan kenderaan air, berupa speed boat.

Kondisi jalan rusak juga menyebabkan jembatan Berbak bernilai Rp 80 Miliyar di Desa Simpang nyaris mubazir karena  terkurung  jalan berlumpur.

Jembatan Berbak diresmikian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada kesempatan memperingati hari BBRGM tingkat nasional di Muara Sabak (Tanjabtim), tahun 2009.- (infojambi.com/TAS)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait