Siswa Belajar Dilantai1MUARASABAK - Siswa Kelas III Sekolah Dasar (SD) No.150/X Bukit Tempurung kecamatan Mendahara Ulu mengikuti proses belajar mengajar dilantai. Beberapa siswa ini harus duduk dilantai yang beralaskan potongan karpet dan beberapa potong kardus bekas. Selain itu, siswa ini juga terpaksa menempati ruang perpustakaan yang diskat menjadi dua bagian. Bagian pertama dijadikan ruang perpustakaan dan selebihnya dijadikan ruang belajar mengajar.

Busral, guru kelas III menuturkan, pihak sekolah terpaksa memanfaatkan ruang perpustakaan ini sebagai ruang belajar karena sekolah kekurangan ruang belajar. Oleh karena itu, pihak sekolah berinisiatif memanfaatkan ruangan yang ada agar siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar.

"Ya, kami terpaksa memanfaatkan ruang perpustakaan ini. Karena kita kekurangan ruang kelas. Makanya ruangan ini kita skat sebagian kita manfaatkan untuk ruang belajar dan sebagian lagi untuk perpustakaan,’’ tutur Busral.

Dalam mengikuti proses belajar mengajar, terang Busral, para siswa tetap bersemnagat dan tidak terpengaruh dengan kondisi ruang kelas tersebut. Hal ini terlibih karena keinginan dan motivasi siswa untuk sekolah sangat tinggi.

"Motivasi dan semangat belajar mereka sangat kuat dan siswa kita sangat antusias dalam mengikuti pelajaran yang kita berikan," katanya.

Selain siswa kelas III, siswa kelas II juga bernasip sama. Siswa kelas II juga belum memiliki ruang belajar. Alahasil, mereka terpaksa menumpang di madrasah yang berada disamping bangunan sekolah tersebut.

"Kalau pagi siswa kami yang menggunakannya. Tapi kalau sudah sore baru siswa madrasah," kata Khairul Yamin guru Kelas II.

Dalam mengikuti proses belajar mengajar, terang Busral, para siswa tetap bersemnagat dan tidak terpengaruh dengan kondisi ruang kelas tersebut. Hal ini terlibih karena keinginan dan motivasi siswa untuk sekolah sangat tinggi.

"Motivasi dan semangat belajar mereka sangat kuat dan siswa kita sangat antusias dalam mengikuti pelajaran yang kita berikan," katanya.

Ditempat terpisah, Bupati Tanjung Jabung Timur Zumi Zola Zulkifli didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Fery Marjoni mengungkapkan, Pemkab sangat fokus dengan peningkatan kualitas Sumber daya Manusia (SDM) pendidik dan fasilitas pendidikan. Pemenuhan fasilitas ini tentu dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Terkait kondisi sekolah tersebut, pada tahun anggaran 2012 ini Pemkab akan mengalokasikan dana untuk pembangunan tiga unit Ruang Kelas Baru (RKB) lengkap dengan mobilernya di sekolah tersebut.

"Itu sudah diusulkan dan insyallah tahun ini sudah bisa dilaksanakan," kata Zumi. (infojambi.com/VEN)

Follow twitter kami @infojambidotcom |

Berita Terkait