Kamis, 30 Oktober 2014 Pukul 19:48:59

Batangasai4SAROLANGUN - Sebagai upaya nyata dalam mewujudkan surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014 seperti yang diharapkan oleh Presiden Republik Indonesia, H. Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Provinsi Jambi, yakni di Kabupaten Sarolangun direncanakan akan dibangun Bendung Batang Asai, dengan tujuan untuk mengairi sawah masyarakat.

Batangasai1Rencana pembangunan Bendung Batang Asai tersebut dikemukakan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H.Fachrori Umar dalam Temu Wicara Wakil Gubernur Jambi dan Wakil Bupati Sarolangun dan Rombongan dengan Masyarakat Desa Teluk Tigo, Kecamatan Cermin Nan Gedang, bertempat di halaman Kantor Kepala Desa Teluk Tigo, Kecamatan Cermin Nan Gedang, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (10/3).

Batangasai2Dalam sambutan dan arahannya, Wagub menyampaikan pembangunan Bendung Batang Asai senilai Rp310 miliar, dimana nilai penggantian lahan sebesar Rp66 miliar berasal dari APBD Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, selebihnya dari pemerintah pusat. Pembangunan bendung tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2012 serta diharapkan selesai pada tahun 2014.

Batangasai3Ditegaskan oleh Wagub, pembangunan Bendung Batang Asai ini merupakan upaya dan langkah untuk mewujudkan surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014.

Wagub menyatakan, besarnya dana yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam pembangunan Bendung Batang Asai tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah pusat peduli dan sayang dengan masyarakat.

Batangasai5Selanjutnya, Wagub menghimbau masyarakat untuk mendukung pembangunan Bendung Batang Asai yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Sarolangun, Pahrul Rozi, dalam sambutannya menyampaikan, Bendung Batang Asai nantinya ditargetkan untuk mengairi 6.210 hektar sawah.

foto-foto : humas pemprovfoto-foto : humas pemprovDisampaikan oleh Pahrul Rozi, penduduk Kabupaten Sarolangun yang berjumlah 246 ribu lebih dalam setahunnya membutuhkan beras sebanyak 30.000 ton, dimana tiap orang rata-rata mengkonsumsi beras sebanyak 116 Kg/tahun, sedangkan produksi beras per tahun hanya 23.000 ton, jadi terdapat kekurangan beras sebanyak 7.00 ton/tahun. Pahrul juga menyampaikan bahwa potensi cetak sawah di Sarolangun seluas 9.800 hektar.

Senada dengan yang disampaikan gubernur, Pahrul Rozi menghimbau agar seluruh masyarakat mendukung rencana pembangunan Bendung Batang Asai. "Tolong ini didukung untuk kita semua," ujar Pahrul Rozi.

Selanjutnya, Pahrul Rozi meminta Balai Air memberikan sosialisasi teknis dengan jelas kepada masyarakat agar masyarakat tidak takut dan tidak ada salah pemahaman dalam rencana pembangunan Bendung Batang Asai.

Selain itu, Wabup Sarolangun ini juga meminta kontraktor untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal untuk pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjakan masyarakat setempat.

Turut hadir dalam acara tersebut, para pejabat Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Kepala Desa dan Pengurus Desa, serta para tokoh masyarakat Desa Teluk Tigo. (infojambi.com/humas pemprov)


Follow twitter kami @infojambidotcom | Tetap update informasi di manapun dengan http://m.infojambi.com dari browser ponsel Anda!


 

Berita Terkait